Bukan Bojan Hodak, Ini Pelatih Asing Persib yang Bangun Generasi Emas Maung Bandung
Perjalanan awalnya tidak langsung menghasilkan prestasi besar. Pada tahun pertama, Persib masih kesulitan berbicara banyak dalam sejumlah turnamen nasional dan Janota menghadapi tekanan serta keraguan terhadap programnya.
Dia tetap mempertahankan pendekatan tersebut. Perlahan, perkembangan para pemain muda mulai terlihat dan hasilnya muncul dalam bentuk prestasi.
Persib kemudian menjuarai Piala Siliwangi 1981 dan Piala Galunggung 1982. Maung Bandung juga menjadi runner-up Piala Soeratin 1982.
Di kompetisi Divisi I PSSI, Janota membawa Persib melewati fase interrayon serta zona Jawa Barat/DKI Jakarta dengan catatan kemenangan sempurna.
Perjalanan Janota bersama Persib berakhir menjelang putaran nasional Divisi I PSSI pada awal 1983. Dia mengundurkan diri setelah menghadapi tekanan dari berbagai pihak.