Bukayo Saka Cedera saat Arsenal Vs Bayern Munchen, Mikel Arteta Cemas!
Rekaman eksklusif yang dibuat SunSport di Allianz Arena memperlihatkan Saka berjalan terpincang-pincang ketika meninggalkan stadion. Dia tampak kecewa, tetapi masih mampu berjalan tanpa bantuan orang lain maupun kruk.
Arsenal kemudian memasukkan Eberechi Eze untuk menggantikan Saka. Perubahan tersebut turut membuat Noni Madueke berpindah dari sayap kiri ke sayap kanan. Eze mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya setelah sebelumnya ditarik keluar saat jeda babak pertama dalam pertandingan melawan Nottingham Forest.
Eze memanfaatkan kesempatan itu dengan mencetak gol pada menit ke-25 melalui tendangan kaki kiri. Gol tersebut sempat dianulir karena dianggap terjadi dalam posisi offside. Namun, setelah intervensi teknologi asisten wasit video (VAR), gol Eze akhirnya disahkan.
Di tengah masalah cedera Saka, pertandingan tetap berlangsung sengit. Bayern Munchen juga memulai laga tanpa Michael Olise dan Luis Diaz. Meski kehilangan kedua pemain tersebut sejak awal, klub raksasa Jerman itu mampu memberikan perlawanan dan mencetak gol penyama kedudukan melalui Alphonso Davies.
Pertandingan berlanjut dengan intensitas tinggi pada babak kedua. Bayern kemudian mendapatkan hadiah penalti yang berhasil dikonversi Harry Kane untuk membawa timnya unggul. Arsenal tidak tinggal diam dan kembali menyamakan skor lewat Declan Rice, yang menuntaskan skema serangan terorganisasi ketika pertandingan menyisakan sekitar 10 menit.
Luis Diaz, yang sebelumnya tidak dimainkan sejak awal sebagai langkah pencegahan terkait kondisi kebugarannya, akhirnya masuk ke lapangan. Namun, penyerang tersebut hanya mampu bermain kurang dari 20 menit sebelum kembali ditarik keluar karena mengalami masalah.
Cedera Saka dan Diaz menjadi perhatian tersendiri di tengah pertandingan yang berlangsung ketat. Bagi Arsenal, kondisi Saka penting untuk dipantau mengingat perannya dalam lini serang tim. Arteta dan tim medis kini harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum dapat memastikan seberapa serius masalah yang dialami sang pemain.
Editor: Reynaldi Hermawan