Bungkam Argentina, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dan Cetak Rekor Eropa
Pertunjukan paruh waktu pertama dalam sejarah final Piala Dunia, yang turut menampilkan Kermit secara singkat, membuat kedua tim harus menunggu lebih lama untuk melanjutkan pertandingan. Spanyol dan Argentina memasuki laga tersebut sebagai dua tim dengan peringkat tertinggi FIFA.
Kesalahan Martínez nyaris membuat Timnas Argentina tertinggal pada menit ke-64. Dia gagal menangkap sempurna tembakan jarak jauh Olmo, tetapi bola hasil tepisannya masih bergerak melebar dari tiang gawang.
Tekanan Spanyol terus meningkat. Martínez kembali melakukan penyelamatan untuk mengamankan sundulan jarak dekat Ferran Torres, kemudian menepis tembakan keras Pau Cubarsí dari luar kotak penalti.
Situasi Argentina semakin sulit pada masa tambahan waktu babak kedua. Enzo Fernández lebih dahulu menerima kartu kuning akibat melakukan protes, lalu mendapatkan kartu kuning kedua setelah terlambat melakukan tekel terhadap Cubarsí.

Kartu merah tersebut membuat Enzo menjadi pemain keenam yang diusir dalam sejarah final Piala Dunia. Argentina juga mencatat rekor buruk sebagai tim pertama yang tidak menghasilkan satu pun tembakan selama 90 menit dalam pertandingan final.