Carrick Tetap Bertugas saat MU Vs Chelsea, Laga Hidup Mati sang Pelatih?
Pernyataan itu mengindikasikan tantangan yang dihadapi Manchester United dalam membujuk kandidat papan atas untuk mengambil alih tim. Klub perlu mencari sosok yang bersedia menerima pekerjaan tersebut sekaligus memenuhi pertimbangan manajemen.
Dalam perkembangan pencarian pelatih, Manchester United dilaporkan belum melakukan pendekatan resmi kepada Antonio Conte. Sementara itu, Eddie Howe disebut sudah mulai melakukan persiapan untuk menghadapi kemungkinan datangnya tawaran.
Nama Julian Nagelsmann juga menjadi perhatian. Direktur rekrutmen Manchester United, Christopher Vivell, dilaporkan lebih menyukai Nagelsmann setelah pernah bekerja bersama pelatih tersebut di lingkungan Red Bull.
Dari Liga Inggris, pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, dan juru taktik Aston Villa, Unai Emery, turut dikaitkan dengan posisi tersebut. Namun, mendatangkan keduanya diperkirakan membutuhkan kompensasi finansial yang signifikan kepada klub masing-masing.
Khusus Emery, statusnya sebagai manajer Aston Villa disebut menjadi salah satu persoalan. Sejak Sir Jim Ratcliffe menjadi salah satu pemilik Manchester United pada Februari 2024, klub lebih memilih merekrut pelatih kepala ketimbang manajer dengan cakupan kewenangan yang lebih luas.
Jika akhirnya memecat Carrick, Manchester United harus kembali mencari pelatih permanen untuk mengisi posisi yang menjadi sorotan sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013. Sosok pengganti Carrick nantinya berpotensi menjadi pelatih permanen kedelapan klub sejak era Ferguson berakhir.
Untuk saat ini, Carrick masih memiliki kesempatan memimpin Manchester United menghadapi Chelsea. Namun, keputusan mempertahankannya belum menjamin masa depannya di Old Trafford aman, terutama jika hasil pertandingan berikutnya kembali mengecewakan.
Editor: Reynaldi Hermawan