Cerita Adnan/Indah Lewati Kutukan Perempat Final: Taklukkan Tekanan Mental Tembus Semifinal Hong Kong Open 2025
“Soalnya kita udah berapa kali pertandingan mentok di 8 besar, jadi pikirannya kayak kurang yakin dan tegang. Untung di set kedua kita bisa membalikkan keadaan,” lanjut Adnan.
Tekanan tidak hanya datang dari dalam diri mereka, tapi juga dari luar. Atmosfer Hong Kong Coliseum yang penuh dukungan untuk Tang/Tse menambah beban mental pasangan Indonesia.
“Lawan tuan rumah pasti ada sedikit terganggu dengan supporter, tapi ini bukan masalah besar dan balik lagi kendalanya ada di pressure yang babak 8 besar selalu kalah,” ujar Adnan.
Indah pun merasakan hal yang sama. Menurutnya, di gim pertama pukulan mereka tidak keluar maksimal karena masih terbebani pikiran soal kutukan perempatfinal.
“Karena kita terlalu pressure jadi pukulan yang mau kita pakai malah enggak sesuai dengan yang kita mau, karena dari kitanya aja yang masih kepikiran sedikit karena selalu kalah di babak 8 besar,” jelasnya.