Chivu Singgung Mental dan Energi usai Inter Milan Diusir Bodo/Glimt dari Liga Champions
Bodo/Glimt kini mencatat empat kemenangan beruntun di Liga Champions atas Inter, Atletico Madrid, dan Manchester City. Kompetisi domestik Norwegia sedang jeda, sehingga sejak pertengahan September mereka hanya bermain di ajang ini.
“Saya tidak punya keluhan terhadap para pemain, karena mereka mencoba segalanya dengan seluruh energi yang mereka miliki, dan di babak kedua Bodo punya jauh lebih banyak energi daripada kami,” lanjut Chivu.
Inter Milan Dibungkam Bodo/Glimt, Chivu Langsung Curhat Begini
“Kami memberikan semua yang kami punya, mencoba memecah kebuntuan dengan segala cara, tetapi setelah jeda mereka mencetak dua gol," tuturnya.
“Ada banyak kekecewaan, karena sayangnya kami menghadapi tim yang memiliki energi jauh lebih besar, mereka sangat terorganisir, tahu apa yang harus dilakukan setelah hasil 3-1 di leg pertama dan melakukannya dengan brilian," ucapnya.
“Kami hanya bisa memberi selamat kepada Bodo/Glimt, mereka adalah tim yang pantas berada di babak berikutnya.”
Inter sebelumnya dua kali mencapai final Liga Champions dalam tiga tahun di bawah Simone Inzaghi. Terakhir kali mereka tersingkir sedini ini terjadi pada musim 2020-2021 saat dilatih Antonio Conte. Saat itu Inter masih turun ke Liga Europa, namun format baru membuat perjalanan Eropa mereka langsung berakhir.
Inter masih memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan 10 poin dan akan menghadapi Como di semifinal Coppa Italia. Meski begitu, Chivu menegaskan fokus tim tetap maksimal di semua kompetisi.
Editor: Reynaldi Hermawan