Cristiano Ronaldo Jadi Pelatih Timnas Portugal? Pernyataan Legenda MU Jadi Sorotan
MANCHESTER, iNews.id - Cristiano Ronaldo dinilai berpeluang menjadi pelatih Timnas Portugal setelah pensiun sebagai pemain, meski legenda Manchester United Teddy Sheringham meragukan dia akan menekuni profesi manajer klub. Sheringham menyebut jabatan pelatih Portugal sebagai satu-satunya pekerjaan yang mungkin menarik minat megabintang tersebut.
Spekulasi mengenai masa depan Ronaldo terus bermunculan seiring bertambahnya usia sang pemain. Dia akan berusia 43 tahun pada Februari mendatang, sehingga masa akhir kariernya sebagai pesepak bola profesional menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan.
Sheringham, mantan penyerang Manchester United, menilai pekerjaan sebagai manajer sepak bola menuntut komitmen besar yang belum tentu ingin dijalani Ronaldo. Menurut dia, kehidupan seorang pelatih akan menyita waktu hampir sepanjang hari.
“Saya tidak bisa membayangkan Cristiano Ronaldo menjadi seorang manajer, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu,” kata Sheringham kepada BetVictor.
Meski demikian, Sheringham melihat satu kemungkinan berbeda jika Ronaldo memutuskan terjun ke dunia kepelatihan. Dia menilai jabatan pelatih Timnas Portugal bisa menjadi pengecualian bagi pemain yang telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di sepak bola tersebut.
“Satu pengecualian mungkin adalah pekerjaan sebagai pelatih Portugal,” ujar Sheringham.
Ronaldo menjalani debut bersama Timnas Portugal pada 2003. Sejak saat itu, dia menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam perjalanan sepak bola negaranya.
Sebelum Ronaldo masuk ke tim nasional, Portugal belum pernah meraih trofi utama. Setelah debutnya, Portugal berhasil mengoleksi tiga gelar utama, termasuk Piala Eropa 2016.
Rekam jejak tersebut membuat kemungkinan Ronaldo memimpin Portugal dari bangku pelatih menjadi topik menarik untuk masa depan. Namun, hingga informasi dalam laporan ini disampaikan, belum ada kepastian Ronaldo akan mengambil pekerjaan tersebut setelah mengakhiri karier bermainnya.
Nama Ronaldo juga terus menjadi perhatian publik sepak bola dunia. Karena itu, jika suatu hari dia benar-benar menjadi pelatih Portugal, keputusan tersebut berpotensi menjadi salah satu kabar besar dalam sepak bola internasional.
Ronaldo sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk mengakhiri karier internasional setelah Piala Dunia 2026. Namun, dia kemudian memutuskan melanjutkan kiprahnya bersama Portugal.
Situasi berubah setelah Ronaldo terlibat perselisihan dengan pelatih Portugal saat ini, Jorge Jesus. Insiden tersebut berujung pada keputusannya meninggalkan pemusatan latihan terbaru tim nasional.
Dalam laporan sumber, Ronaldo juga disebut menjalani penangguhan sementara ketika Federasi Sepak Bola Portugal menentukan sanksi atas tindakannya meninggalkan tim setelah tidak dimainkan sebagai pemain pengganti. Perkembangan tersebut menambah sorotan terhadap hubungan Ronaldo dengan tim nasional.
Di luar lapangan, Ronaldo juga mulai memperluas keterlibatannya dalam bisnis sepak bola. Dia diketahui menginvestasikan dana untuk memiliki 25 persen saham klub Spanyol, UD Almeria.
Sheringham menilai popularitas Ronaldo yang sangat besar dapat menjadi tantangan tersendiri jika dia beralih menjadi pelatih. Kehidupan pemain dengan profil setinggi Ronaldo, menurut dia, sulit dipisahkan dari perhatian publik.
“Sepak bola telah menguasai hidupnya dan ke mana pun dia pergi, perhatian terus tertuju kepadanya. Sama seperti David Beckham,” kata mantan penyerang Inggris tersebut.
“Sebagian besar pesepak bola atau mantan pemain bisa melepaskan diri dari sepak bola pada waktu-waktu tertentu. Namun, ketika berada di puncak seperti Beckham dan Ronaldo, hal itu tidak bisa dilakukan,” ujar Sheringham.
Pandangan Sheringham menegaskan satu hal: jalan Ronaldo setelah pensiun masih menjadi bahan spekulasi. Kursi pelatih Portugal menjadi kemungkinan yang dia sebut, tetapi keputusan akhir mengenai masa depan CR7 tetap berada di tangan sang megabintang.
Editor: Reynaldi Hermawan