Cristiano Ronaldo Samai Rekor Paolo Maldini, Juventus ke 16 Besar Liga Champions

Reynaldi Hermawan ยท Kamis, 07 November 2019 - 06:00 WIB
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Paolo Maldini, Juventus ke 16 Besar Liga Champions

Cristiano Ronaldo (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id – Striker Juventus Cristiano Ronaldo menyamai rekor legendaris AC Milan, Paolo Maldini di panggung Eropa. Lebih spesialnya lagi, rekor tersebut mengiringi kelolosan Si Nyonya Tua ke babak 16 besar Liga Champions.

Klub Turin itu berhasil menapaki fase gugur setelah menang 2-1 atas Lokomotiv Moscow pada matchday keempat Grup D di RZD Arena, Kamis (7/11/2019) dini hari WIB.

Dengan dua laga tersisa, Ronaldo dan kolega nyaman di singgasana dengan nilai 10, unggul tiga angka dari Atletico Madrid di tangga kedua. Poin Si Nyonya Tua sudah tak mungkin terkejar Lokomotiv dan Bayer Leverkusen yang masing-masing mengemas 3 poin di tempat ketiga dan keempat

Dua gol kemenangan Juventus dibukukan Aaron Ramsey pada menit ke-4 dan Douglas Costa pada masa injury time. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Aleksey Miranchuk (12).

Pada laga tersebut, Ronaldo dipercaya Allenatore Maurizio Sarri sebagai starter. Football Italia mencatat, itu merupakan penampilan ke-174 CR7 di kompetisi klub Eropa, setara dengan Maldini.

Kapten Timnas Portugal itu tecatat sudah bermain pada Liga Champions, Piala UEFA dan Piala Super Eropa untuk Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid dan Juventus. Jumlah penampilan Ronaldo di kompetisi klub Benua Biru itu kini hanya kalah dari mantan rekan setimnya di Los Blancos, Iker Casillas (188).

Sayangnya, Ronaldo tidak bermain full pada laga dini hari tadi. Dia mengalami sedikit ketidaknyaman pada lutut sehingga harus digantikan Paulo Dybala pada menit ke-81.

“Ronaldo tidak dalam kondisi yang baik saat ini. Selama beberapa hari terakhir dia memiliki kondisi lutut yang buruk. Jadi saya menggantikannya untuk mengurangi tekanan pada adduktornya,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia.

“Dia sudah terlihat kesal pada jeda karena nyeri itu menyebabkan masalah. Saat sprint, dia membuat gerakan yang tidak saya sukai. Jadi saya takut dia benar-benar melukai dirinya sendiri. Menggantikannya dengan Dybala keputusan yang terbaik,” ujarnya.


Editor : Abdul Haris