Curhat Pahit Sumardji usai Timnas Indonesia U-22 Kalah dari Filipina: Di Luar Nalar Saya!
Sumardji menilai motivasi pemain menjadi aspek yang harus dia perbaiki. Dia mengakui bahwa gaya pendekatan yang digunakan sebelumnya belum cukup memberikan tekanan positif untuk pemain usia 22–23 tahun yang masih membutuhkan dorongan kuat.
“Kembali, ini juga salah saya juga karena saya juga tidak memberikan motivasi yang betul-betul menggebu dengan anak-anak. Karena apa? Saya yakin anak-anak bisa. Ternyata anak seusia ini 22-23 itu memang butuh tekanan. Tidak bisa kita dengan gaya ini begini, ini begini, tidak bisa,” kata dia.
Menatap laga berikutnya melawan Myanmar, Jumat (12/12/2025), Sumardji menegaskan bahwa semangat dan mentalitas harus kembali dibangun. Dia percaya hanya dengan kemenangan, Indonesia mampu menjaga peluang lolos ke semifinal sebagai runner up terbaik.
Timnas Indonesia U-22 juga harus memperhatikan hasil pertandingan antara Vietnam dan Malaysia di Grup B. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dan hasil laga tersebut akan memengaruhi peluang Garuda Muda melangkah ke fase berikutnya.
Editor: Abdul Haris