Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Superkomputer Ungkap Peluang Juara Piala Dunia 2026, Raksasa Eropa Ini Paling Difavoritkan
Advertisement . Scroll to see content

Daftar 4 Negara Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Siapa Paling Subur?

Rabu, 02 November 2022 - 08:15:00 WIB
Daftar 4 Negara Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Siapa Paling Subur?
Daftar 4 negara pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia (Foto: REUTERS/Peter Cziborra)
Advertisement . Scroll to see content

2. Jerman (226 Gol)

Starting XI Timnas Jerman (Foto: Sportskeeda)

Selanjutnya posisi kedua ada Timnas Jerman dengan 226 gol. Pemain dengan penyumbang gol terbanyak untuk Der Panzer yaitu Miroslave Klose, Gerd Muller, dan Jurgen Klinsmann.

Total gol dari ketiga legenda Jerman ini ini mencapai 41 gol. Saat ini Jerman terpaut tiga gol dari Brasil.

3. Argentina (137 Gol)

Timnas Argentina akan meladeni Ekuador pada matchday pertama Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan, Jumat (9/10/2020) pagi WIB. (Foto: China Daily)

Selama berpartisipasi di Piala Dunia, Argentina sudah mencetak 137 gol. Tim dengan julukan Tim Tango ini menjadi tim tersubur ketiga di sepanjang sejarah Piala Dunia.

Argentina berpeluang untuk menambah catatan gol mereka di Piala Dunia 2022. Ditambah tim asuhan Lionel Scaloni ini dihuni oleh pemain-pemain bintang seperti Lionel Messi dan Lautaro Martinez.

4. Italia (128 Gol)

Pemain Italia, Lorenzo Pellegrini (10) merayakan gol ke gawang Hungaria dengan rekan setimnya dalam laga Grup C UEFA Nations League di Stadion Dino Manuzzi, Cesea, Rabu (8/6/2022). (Foto: REUTERS)

Italia berada di posisi keempat sebagai negara pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Timnas Italia sudah mencetak sebanyak 128 gol.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut