Dewa United Gusur Persija dari Puncak Klasemen Super League, Osmar Loss Bicara Trofi!
Selain menghadapi rapatnya barisan pertahanan Persijap, Osmar menilai fokus dan intensitas permainan Dewa United pada babak pertama belum maksimal. Timnya juga belum efektif memanfaatkan keunggulan situasi di sisi kiri untuk menciptakan peluang berbahaya.
Jeda pertandingan menjadi kesempatan bagi Osmar untuk memperbaiki pendekatan permainan. Dia meminta para pemain menemukan solusi agar serangan Dewa United lebih efektif dalam menghadapi lawan yang bertahan dengan blok rendah.
"Untungnya saat half time, kami punya waktu untuk membantu pemain menemukan solusi terbaik. Gol pertama dari set piece sangat penting karena lawan bermain bertahan dengan blok rendah. Kami mencoba banyak variasi corner kick agar lawan tidak terbiasa mengontrol titik terkuat kami." tegasnya.
Perubahan komposisi pemain turut menjadi bagian dari strategi Dewa United pada babak kedua. Osmar memasukkan Alexis Messidoro dan Pedro Carvalho untuk meningkatkan jumlah pemain di area kotak penalti, membuka ruang di sisi lapangan, serta menambah variasi serangan. Pedro kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada masa tambahan waktu.
"Masuknya Pedro dan Messidoro bertujuan untuk menaruh lebih banyak pemain di area kotak penalti, membuka ruang di sisi lapangan, membuat lawan lebih khawatir, serta memaksimalkan variasi serangan demi menjaga konsistensi.