Dilatih 2 Legenda Juara Dunia Jepang, Pesepakbola Putri Muda Indonesia Dapat Pesan Penting
President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan tersebut, termasuk perwakilan dari Jepang, The Pokemon Company, dan Pikachu.
"Terima kasih untuk tamu-tamu dan adik-adik yang sudah hadir, khususnya dari Jepang yaitu Fukunaga-san, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama. Terima kasih datang ke Jakarta. Terima kasih juga untuk Pokemon Company dan Pikachu, terima kasih sudah mendukung program MilkLife Soccer Challenge. Semoga kita semua bisa tumbuh dan makin sukses bersama, dan MLSC ini akan makin populer bersama Pikachu," katanya.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan kehadiran Iwabuchi dan Miyama menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan pesepakbola putri usia dini. Menurut dia, pengalaman kedua legenda tersebut dapat melengkapi proses pembelajaran yang diperoleh pemain melalui kompetisi MLSC.
"Kami menghadirkan Aya Miyama dan Mana Iwabuchi sebagai role model. Dengan kehadiran keduanya, kami ingin memberikan bukti nyata bahwa dari kegiatan sepak bola yang mereka lakukan dari kecil bisa membuahkan prestasi yang luar biasa pada saat mereka dewasa. Aya dan Mana membuktikan bahwa sepak bola yang mereka tekuni sejak kecil, jika dijalani secara konsisten akan memetik hasil luar biasa seperti mendapatkan medali Olimpiade dan Juara Piala Dunia Wanita FIFA," ujar Teddy.
Coaching clinic berlangsung selama 90 menit. Sesi dimulai dengan opening dan warm-up sebelum peserta menjalani latihan yang berfokus pada kemampuan teknik dasar serta koordinasi fisik.