Disindir Shin Tae-yong, Indra Sjafri Beri Klarifikasi

Bagusthira Evan Pratama ยท Sabtu, 20 Juni 2020 - 17:25:00 WIB
Disindir Shin Tae-yong, Indra Sjafri Beri Klarifikasi
Indra Sjafri. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memberi klarifikasi terkait pernyataan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di media massa Korea Selatan. Indra tak menyangka Shin menuduhnya melakukan tindakan indisipliner.

Kepada Naver Sport, Shin meluapkan kekecewaannya terhadap kepengurusan PSSI. Dia juga menyindir Indra yang tiba-tiba ditunjuk sebagai direktur teknik.

Tak terima dengan itu, Indra membela diri. Dia mengaku sudah mengikuti semua perintah Shin sebagai pelatih kepala.

“Shin setuju saya menjadi salah satu bagian tim kepelatihan timnas. Bahkan saat saya meminta tambahan satu nama pelatih lokal lagi, yang kemudian saya rekomendasikan Nova Arianto, dia juga setuju,” kata Indra dalam rilis PSSI, Sabtu (20/6/2020).

Setelah itu Shin beserta jajarannya mengadakan pemusatan latihan di Cikarang, Jawa Barat. Dari 52 pemain, dipilih 28 nama yang dibawa untuk mengikuti TC di Chiang Mai, Thailand, dari 21 Januari – 1 Februari 2020.

Di sana, Shin menyebut Indra melakukan tindakan indisipliner karena pulang ke Indonesia tanpa izin. Menanggapi itu, eks pelatih Bali United tersebut memberi penjelasannya.

Indra balik ke Tanah Air karena harus menghadiri resepsi pernikahan anak Rahmad Darmawan, pelatih Madura United. Dia mengaku sempat menunggu Shin untuk meminta izin. Tapi karena tak kunjung bertemu, Indra menyampaikan izin tersebut ke staf pelatih lainnya yang masih menetap di Thailand.

“Selama waktu itu, tidak pernah satu detikpun saya tidak mendampinggi Timnas U-19. Semua kegiatan saya ikuti, berlatih bersama dan menyemangati para pemain,” ucap Indra.

“Bagi orang dengan adat ketimuran seperti kita, datang ke acara seperti ini sangat penting sebagai bagian menghormati undangan dari kolega atau sahabat yang sudah dianggap sebagai kerabat,” tuturnya.

Setelah itu, Indra coba meminta maaf saat Shin sudah di Jakarta. Tapi dia mengaku, kedatangannya ditolak oleh mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.

“Saya meminta maaf langsung kepada Shin atas kejadian itu, yang diterjemahkan oleh Yoo Jae Hoon, mantan kiper Persipura yang menjadi salah satu ahli bahasanya,” kata Indra.

“Shin minta saya keluar ruangan. Saya pun ikuti permintaannya. Saya ke luar ruangan dan merenung di sana. Tidak benar kalau saya dikatakan tidak mendampingi dirinya sejak awal perkenalan di Hotel Mulia, lalu disebut mangkir dan juga tidak pernah meminta maaf. Bohong semua itu,” ucapnya.

“Saya sampaikan bahwa 100 persen saya mendukung pekerjaannya di PSSI. Tapi tiba-tiba dia membuat berita yang tidak perlu dan banyak bohongnya. Kita harus tegaskan bagaimana duduk perkara sebenarnya. Agar publik tahu lengkap dan tidak sepotong-potong. Ini juga soal harga diri bangsa kita diperlakukan seperti ini,” tutur Indra.

Editor : Bagusthira Evan Pratama