Dramatis, Timnas Indonesia U-23 ke Final SEA Games 2019 usai Libas Myanmar

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:33 WIB
Dramatis, Timnas Indonesia U-23 ke Final SEA Games 2019 usai Libas Myanmar

Timnas Indonesia U-23 memastikan diri lolos ke final SEA Games 2019 setelah melumat Myanmar U-23 4-2 pada semifinal di Rizal Memorial Stadium, Manila, Sabtu (7/12/2019) sore. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

MANILA, iNews.id - Timnas Indonesia U-23 memastikan tiket ke final SEA Games 2019 usai menang 4-2 atas Timnas Myanmar U-23 pada semifinal di Rizal Memorial Stadium, Sabtu (6/12/2019) sore. Garuda Muda butuh perpanjangan waktu untuk memastikan kemenangannya.

Begitu pertandingan dimulai, tempo pertandingan berjalan cukup lambat. Keadaan itu membuat baik Indonesia dan Myanmar kesulitan untuk mengembangkan serangan.

Tim Garuda Muda baru mencoba untuk agresif pada menit ke-18. Mendapat umpan lambung, Osvaldo Haay yang berada di gawang lawan langsung menyundul bola. Sayang, bola masih melayang ke atas mistar.

Skuat asuhan Indra Sjafri kembali menyerang lima menit kemudian. Saddil Ramdani melepaskan tembakan mendatar, namun usahanya itu belum bisa diselesaikan dengan baik.

Begitu juga dengan tembakan Firza Andika yang masih bisa dihentikan kiper Myanmar Sann Sat Naing. Sang kiper menjadi pahlawan Myanmar setelah tandukan Osvaldo di menit ke-38, ditahan olehnya.

Pada babak kedua, Indonesia terus menyerang pertahanan Myanmar. Akhirnya Garuda Muda berhasil unggul pada menit ke-58. Evan Dimas yang tak terjaga sukses menjebol gawang Myanmar, usai mendapat umpan Egy Maulana Vikri.

Kejadian itu langsung memantik semangat pemain Indonesia untuk tampil menyerang. Pada menit ke-65, Saddil Ramdani memberikan umpan silang. Tetapi, tandukan Egy masih bisa ditangkap Sann Sat Naing.

Indonesia sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-71. Berawal dari tendangan bebas Firza Andika, Egy yang menyongsong bola langsung menanduknya untuk menjebol gawang Myanmar.

Unggul 2 gol ternyata membuat penggawa Indonesia lengah sehingga pertahanannya bisa ditembus Myanmar. Pada menit ke-79, Aung Kaung Mann sukses mencetak gol, usai memaksimalkan umpan Lwin Moe Aung.

Hanya selang semenit kemdian, Myanmar dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Win Naing Tun berhasil memaksimalkan blunder Zulfiandi untuk mencetak gol.

Indonesia kemudian beberapa kali mendapat peluang untuk kembai unggul. Namun, penyelesaian yang kurang rapi membuat Indonesia gagal menambah gol dan laga berlanjut ke babak tambahan.

Pada babak tambahan waktu pertama, Indonesia langsung tampil menyerang. Sani Rizki kemudian memperoleh peluang pada menit ke-93. Namun, serangannya itu belum tepat sasaran.

Indonesia kembali memimpin pada menit ke-101. Osvaldo yang tak terjaga sukses meneruskan umpan Asnawi Mangkualam dengan tembakan kerasnya. Setelah itu, tak ada gol tambahan hingga babak tambahan pertama usai.

Pada babak tambahan waktu kedua, pertandingan menjadi semakin keras. Meski begitu, Indonesia mampu menambah keunggulan berkat tembakan Evan Dimas, menyelesaikan umpan Sani Rizki pada menit ke-112.

Petaka bagi Myanmar, mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Aung Naing Win mendapat kartu kuning keduanya. Akibatnya, Myanmar tak bisa membalas dan tidak ada gol tambahan hingga pertandingan usai.


SUSUNAN PEMAIN
INDONESIA U-23 (4-4-2)
Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Firza Andika (Dodi Alekvan Djin 82), Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho; Egy Maulana Vikri (Witan Sulaeman 103), Evan Dimas, Zulfiandi, Saddil Ramdani; Osvaldo Haay, Muhammad Rafli (Sani Rizki Fauzi 46)
Pelatih: Indra Sjafri

MYANMAR U-23 (4-4-2)
Sann Sat Naing; Win Moe Kyaw, Ye Min Thu, Ye Yint Aung, Aung Wunna Soe; Hlaing Bo Bo, Lwin Moe Aung (Thu Rein Soe 95), Myat Kaung Khant, Aung Naing Win (Aung Kaung Mann 59); Htet Phyoe Wai, Nay Moe Naing
Pelatih: Velizar Popov


Editor : Abdul Haris