Dua Gol Mbappe Antar Real Madrid ke Puncak Klasemen, Ada Pesan Emosional untuk Brahim Diaz
Gestur Mbappe punya makna kuat. Brahim Diaz baru melewati pekan sulit setelah penalti panenka miliknya gagal pada final Piala Afrika antara Maroko melawan Senegal akhir pekan lalu.
Pada laga final tersebut, eksekusi Brahim digagalkan Edouard Mendy. Maroko kemudian kalah 0-1 akibat gol Pape Gueye, pemain yang juga tampil saat Villarreal menjamu Real Madrid.
Brahim menerima banyak kritik atas kegagalan tersebut dan sudah menyampaikan permintaan maaf. Meski begitu, dukungan dari rekan setim Real Madrid terus mengalir, termasuk aksi terbuka Mbappe di La Ceramica.
Kini Brahim berharap bisa segera melupakan insiden itu setelah kembali memperkuat Real Madrid. Dia menjadi pemain penting dalam skema Alvaro Arbeloa, pelatih yang baru bekerja bersamanya pekan ini.
Situasi tersebut terjadi setelah Xabi Alonso dipecat saat Brahim masih membela Maroko di Piala Afrika. Brahim kini fokus merebut tempat utama, meski persaingan ketat menantinya dari Rodrygo Goes dan Franco Mastantuono.
Editor: Reynaldi Hermawan