Dua Kali Gagal di Fase Grup Piala AFF, Pengamat Ungkap Masalah Timnas Indonesia
Singapura finis sebagai runner-up Grup A dan mendampingi Vietnam yang keluar sebagai juara grup. Sementara itu, Timnas Indonesia harus mengakhiri turnamen di posisi ketiga.
Kegagalan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi Skuad Garuda. Namun, Anton Sanjoyo meminta publik melihat Piala AFF dari perspektif yang lebih luas, terutama dalam kaitannya dengan target Timnas Indonesia di level Asia.
Menurut Anton, Piala AFF seharusnya dimanfaatkan sebagai ajang untuk menguji kemampuan pemain dan membangun kedalaman skuad. Dia menilai tolok ukur utama Timnas Indonesia berada di Piala Asia 2027.
"Sejak John Herdman menangani tim pada Januari 2026, saya selalu menekankan bahwa tolok ukur utamanya adalah Piala Asia, bukan Piala AFF," kata Anton di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Anton menilai Piala AFF semestinya menjadi ruang bagi John Herdman untuk menguji lebih banyak pemain. Dengan cara tersebut, Timnas Indonesia dapat memiliki lapisan pemain yang lebih siap ketika menghadapi kompetisi dengan level lebih tinggi.