Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania di Amman, PSSI Pantau Situasi Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Ancam Larang Suporter Tandang Lagi, Klub Bisa Kena Pengurangan Poin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:00:00 WIB
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Tandang Lagi, Klub Bisa Kena Pengurangan Poin
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada i.League dan klub untuk mencegah kekerasan suporter (Foto: iNews/Andri Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Erick Thohir membuka opsi menghidupkan kembali larangan suporter tandang setelah dua insiden penyerangan terjadi dalam waktu berdekatan. Ketua Umum PSSI itu memberikan waktu satu minggu kepada operator kompetisi i.League dan klub untuk menyepakati langkah konkret guna mencegah kekerasan suporter.

Dua insiden yang menjadi perhatian terjadi di Batang, Jawa Tengah, dengan sasaran rombongan Persib Bandung U-18, serta di Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, yang melibatkan suporter Persija Jakarta dari kelompok The Jakmania Cikampek.

Erick menegaskan PSSI tidak akan tinggal diam jika operator kompetisi dan klub gagal menyusun kesepakatan pencegahan. Jika tidak ada solusi dalam tenggat tersebut, PSSI siap mengambil langkah intervensi, termasuk mempertimbangkan larangan suporter tandang.

"Ya, saya akan kasih kesempatan liga, klub untuk bersepakat satu minggu ini. Kalau tidak ada kesepakatan, ya kami PSSI akan intervensi, ya jangan-jangan tidak ada lagi, ya suporter away lagi," kata Erick di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menilai dua kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia. Menurut dia, operator liga dan klub memiliki tanggung jawab untuk mencegah terulangnya kekerasan yang dapat merusak citra kompetisi nasional.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut