Erick Thohir Dukung Penjualan Hak Komersial Piala Dunia, Berseberangan dengan UEFA
Meski menawarkan keuntungan finansial besar, UEFA menjadi salah satu pihak yang paling keras menentang rencana tersebut. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) juga menyampaikan "keprihatinan mendalam" terhadap proposal yang diajukan FIFA.
Gianni Infantino juga mendapat sorotan karena menyusun rencana tersebut secara tertutup. Di saat bersamaan, sebuah dana investasi yang dikelola saudara dari menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah dipersiapkan sebagai investor utama dalam suntikan modal senilai 4,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp75,81 triliun.
Sejumlah federasi anggota FIFA mengkhawatirkan pembentukan FIFA Forward Enterprise akan mendorong penyelenggaraan turnamen internasional dalam jumlah lebih banyak dan lebih besar. Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu kesejahteraan pemain serta kalender kompetisi domestik di berbagai negara.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang menaungi PSSI, juga mengkritik tenggat waktu persetujuan proposal tersebut. Dalam pernyataannya, AFC menegaskan proses pengambilan keputusan memerlukan waktu yang cukup untuk melakukan kajian hukum, tata kelola, konsultasi yang bermakna, serta mempertimbangkan dampak jangka panjang dari inisiatif tersebut.
Merespons kritik yang terus berkembang, Gianni Infantino merilis pesan video dan menegaskan proses yang berjalan masih berupa konsultasi. Dia juga menyatakan sepak bola tidak akan berubah akibat transaksi tersebut. Sementara itu, Uni Eropa menyatakan akan melakukan penyelidikan terhadap rencana penjualan hak komersial Piala Dunia FIFA.
Editor: Reynaldi Hermawan