Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Beri Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games dan Asian Para Games
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Murka soal Kerusuhan Suporter, PSSI Buka Opsi Pengurangan Poin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:00:00 WIB
Erick Thohir Murka soal Kerusuhan Suporter, PSSI Buka Opsi Pengurangan Poin
Erick Thohir menegaskan PSSI tidak menoleransi kerusuhan suporter Super League 2026-2027 (Foto: Dok PSSI Pers)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PSSIErick Thohir menegaskan tidak ada toleransi terhadap kerusuhan suporter di Super League 2026-2027. Dia meminta operator kompetisi, I.League, dan manajemen klub menindak tegas setiap pelanggaran, termasuk membuka kemungkinan pengurangan poin jika situasi keamanan tidak dapat dikendalikan.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah insiden kekerasan mencoreng kompetisi sepak bola Indonesia. Salah satu kejadian yang menjadi sorotan adalah kericuhan di Banten International Stadium (BIS) ketika Persita Tangerang menghadapi Persija Jakarta, yang berlanjut dengan penyerangan terhadap suporter setelah pertandingan.

Erick menegaskan PSSI telah meminta operator liga dan klub menjalankan aturan yang berlaku. Dia mengingatkan setiap pelanggaran harus ditangani secara tegas tanpa mencari pembenaran atas tindakan anarkis.

"Posisi kami PSSI jelas bahwa kami meminta liga dan klub-klub untuk bertindak tegas. Itu ada aturan mainnya semua, enggak usah diputar-putar," kata Erick kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Jakarta, dikutip pada Kamis (29/10/2026).

Menurut Erick, penanganan kerusuhan tidak cukup hanya dilakukan setelah insiden terjadi. Langkah pencegahan juga diperlukan untuk mengurangi risiko bentrokan, terutama dalam pertandingan yang melibatkan suporter dari dua kubu dengan potensi kerawanan tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut