Fabregas Ungkap Alasan Tinggalkan Arsenal Gabung ke Barca

Reynaldi Hermawan ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 18:50 WIB
Fabregas Ungkap Alasan Tinggalkan Arsenal Gabung ke Barca

Mantan Kapten Arsenal Cesc Fabregas (foto: arsenal)

MONACO, iNews.idCesc Fabregas membuat pengakuan mengejutkan tentang alasannya meninggalkan Arsenal pada 2011. Dia hengkang dari Emirates Stadium karena merasa tidak ada rekan setim yang satu visi dengannya.

Fabregas bergabung dengan tim junior Arsenal pada 2003. Ia menjalani debut di tim utama Meriam London pada musim 2004-2005. Di musim-musim berikutnya, Fabregas nyari tak tergantikan di skuad Arsenal. Bahkan, ia dipercaya menyandang ban kapten di tahun 2008 pada usia 21 tahun yang menjadikannya kapten termuda Arsenal sepanjang sejarah klub.  

Delapan musim berseragam Tha Gunners, Fabregas mencatat 303 penampilan di semua ajang dengan sumbangan 57 gol. Di akhir musim 2010-2011 pria Spanyol membuat keputusan mengejutkan, ia meninggalkan Arsenal untuk kembali ke Barcelona, klub yang pernah ia bela di usia muda.

Bersama Barca, Fabregas justru kesulitan beradaptasi dengan permainan tim utama. Dalam rentang 2011-2014 ia lebih sering bermain sebagai pelapis dengan catatan 151 penampilan di semua ajang dengan sumbangan 42 gol.

Dalam wawancara dengan Skysports, Fabregas bercerita alasannya terpaksa meninggalkan Arsenal, klub yang membesarkan namanya. Ia mengaku tidak tahan terus berada di Arsenal sedangkan sebagian besar rekan setimnya tidak punya semangat juang yang sama untuk merebut mahkota juara.

 “Saya kapten di Arsenal dan selalu merasakan banyak tekanan. Saya memimpin tim ini untuk memenangkan sesuatu. Saya memberikan segalanya. Kadang-kadang setelah kami kalah, saya pulang ke rumah dan menangis,” kata Fabregas kepada Sky Sports.

“Saya menderita dan sering menghabiskan malam tanpa tidur. Jika kami kalah, saya berada di bus dengan hati hancur. Tapi beberapa pemain lainnya tertawa dan berbincang akan pergi kemana setelah ini,” ujarnya.

Pesepak bola berusia 32 tahun itu mengatakan di pengujung kariernya di London, ada dua pemain yang sebenarnya punya ambisi sama dengan dirinya yakni Samir Nasri dan Robin van Persie. Namun itu belum cukup untuk membantunya mengangkat trofi Premier League.

“Terutama dalam dua atau tiga tahun terakhir, saya merasa Robin dan Samir adalah satu-satunya pemain yang peduli dengan tim. Itu bukan arogan. Tapi itu yang saya rasakan. Mereka pemain yang berada di level saya secara mental dan teknis,” tuturnya.

“Melihat perilaku rekan setim yang lain membuat saya terus berpikir. Jika bukan karena hal tersebut, saya tidak akan meninggalkan Arsenal,” ucapnya.

Selama berseragam Arsenal, Fabregas hanya bisa memboyong satu Piala FA dan satu Community Shield. Dia juga sempat membawa Arsenal jadi finalis Liga Champions 2006. Sementara di Barca, ia pernah merasakan gelar juara Liga Spanyol, Piala Raja Spanyol, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan trofi Piala Dunia Antarklub.

Di akhir musim 2013-14, Fabregas meninggalkan Barca dan melanjutkan karier ke Chelsea dan kini membela AS Monaco.


Editor : Arif Budiwinarto