Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Sanksi Rusia Dicabut, Ukraina Langsung Protes
Advertisement . Scroll to see content

FIFA Desak Swiss Lanjutkan Proses Hukum terhadap Sepp Blatter

Minggu, 03 Mei 2020 - 14:01:00 WIB
FIFA Desak Swiss Lanjutkan Proses Hukum terhadap Sepp Blatter
Sepp Blatter. (Foto: QZ)
Advertisement . Scroll to see content

ZURICH, iNews.idFIFA mendesak Kejaksaan Agung Swiss (OAG) melanjutkan proses penyelidikannya terhadap kasus pelanggaran hukum mantan Presiden FIFA Sepp Blatter.

Surat kabar Prancis Le Monde dan harian Jerman Suddeutsche Zeitung pada awal bulan ini melaporkan bahwa Blatter yang kini berusia 84 tahun itu tidak akan dituntut atas tuduhan terkait penyelewengan hak siar TV yang dijual ke Karibia Football Union (CFU).

Itu merupakan satu dari dua kasus kriminal yang dibuka terhadap Blatter di tahun 2015 karena adanya kecurigaan manajemen yang tidak adil dan melanggar kepercayaan.

"Kami telah mengajukan pengajuan resmi kepada OAG dengan alasan kuat penyelidikan perlu dilanjutkan," bunyi pernyataan FIFA, Sabtu (2/5/2020) malam waktu setempat.

"Memang, FIFA akan mempertimbangkan semua opsi hukum untuk memastikan orang-orang yang relevan akan dimintai pertanggungjawaban," lanjut pernyataan itu.

Pada Rabu (29/4/2020), AFP mendapatkan laporan polisi yang menunjukkan adanya kecurigaan terhadap Blatter atas kesepakatan kontroversial dengan alasan kuat meskipun para jaksa penuntut Swiss mencabut kasus tersebut.

Kesepakatan itu telah memberikan hak siar televisi untuk putaran Piala Dunia 2010 dan 2014 kepada CFU, yang saat itu dipimpin Jack Warner, senilai 600.000 dolar dan jumlah tersebut dianggap jauh di bawah harga pasar.

"Blatter bertindak terlalu jauh untuk kepentingan Warner ketimbang FIFA," kata salah satu dokumen.

"Dengan gagalnya klaim FIFA atas CFU ketika dia mengetahui tentang hal itu, Blatter mengakui bahwa Warner secara ilegal memperkaya diri sendiri dengan mengorbankan FIFA," tambah para peneliti.

Sebagai akibat dari pembiaran Blatter terhadap CFU atau Warner, FIFA menderita kerugian sebesar 3,78 juta dolar AS.

Blatter juga masih menghadapi penyelidikan kasus kriminal kedua atas pembayaran kontroversial senilai dua juta franc Swiss (Rp31 miliar) kepada Michel Platini, mantan presiden UEFA, pada Februari 2011.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut