FIFA Hukum Pelatih Timnas Mesir usai Tuduh Argentina Curang di Piala Dunia 2026, Tiga Orang Kena Sanksi!
KAIRO, iNews.id – FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, setelah dia melontarkan tuduhan kecurangan menyusul kekalahan dari Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 60 tahun tersebut dihukum larangan mendampingi tim selama tiga pertandingan, sementara dua anggota skuad lainnya juga menerima hukuman.
Keputusan Komite Disiplin FIFA diumumkan Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) pada Senin (19/10/2026). Selain Hossam Hassan, saudara kembarnya yang menjabat manajer tim, Ibrahim Hassan, turut mendapatkan larangan mendampingi tim selama tiga pertandingan. Penyerang Mostafa Zico menerima hukuman lebih berat berupa skorsing lima laga.
Sanksi tersebut menjadi pukulan bagi Timnas Mesir yang tengah mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi Piala Afrika 2027. Hukuman terhadap Hossam dan Ibrahim Hassan berpotensi membuat keduanya absen ketika Mesir menghadapi Malawi pada November mendatang.
Polemik bermula setelah Mesir tersingkir secara menyakitkan dari babak 16 besar Piala Dunia 2026. The Pharaohs menyerah 2-3 kepada Argentina dalam pertandingan di Atlanta, Amerika Serikat, pada 6 Juli 2026, setelah sempat unggul dua gol.
Kekalahan tersebut memicu kemarahan kubu Mesir yang mempertanyakan sejumlah keputusan wasit. Salah satu insiden kontroversial terjadi ketika gol Mesir dianulir pada awal babak kedua, sedangkan staf pelatih mereka menerima kartu merah setelah Argentina mencetak gol kemenangan.
Hossam Hassan kemudian menuding timnya telah dicurangi hingga gagal melangkah ke perempat final. Tuduhan itu dilontarkan setelah Argentina berhasil membalikkan ketertinggalan dan memastikan kemenangan dramatis.
Mostafa Zico juga mendapat sorotan setelah melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit seusai pertandingan. FIFA akhirnya menjatuhkan hukuman lima pertandingan kepada pemain tersebut, lebih panjang dibandingkan sanksi terhadap dua bersaudara Hassan.
Federasi Sepak Bola Mesir membenarkan keputusan tersebut melalui pernyataan resmi.
"Federasi Sepak Bola Mesir telah menerima keputusan Komite Disiplin FIFA terkait Hossam Hassan, pelatih tim nasional, Ibrahim Hassan, manajer tim, serta pemain Mostafa Zico," demikian pernyataan EFA.
EFA tidak langsung menerima keputusan tersebut tanpa melakukan peninjauan. Federasi telah meminta FIFA memberikan penjelasan terperinci mengenai dasar dan pertimbangan hukum di balik hukuman terhadap ketiga anggota Timnas Mesir.
Permintaan tersebut menjadi langkah awal untuk menentukan upaya hukum selanjutnya. EFA ingin mempelajari alasan keputusan Komite Disiplin FIFA sebelum memutuskan kemungkinan mengajukan banding.
Apabila hukuman tetap berlaku, Hossam dan Ibrahim Hassan berpotensi melewatkan pertandingan kualifikasi Piala Afrika melawan Malawi pada November 2026 serta laga pertama Mesir dalam periode internasional Maret 2027.
Sementara itu, Mostafa Zico menghadapi konsekuensi lebih panjang. Larangan bermain selama lima pertandingan diperkirakan membuat dia tidak dapat memperkuat Timnas Mesir hingga Juni 2027.
Kasus ini menjadi dampak lanjutan dari kontroversi pertandingan Mesir melawan Argentina di Piala Dunia 2026. Kini, keputusan FIFA tidak hanya berpengaruh terhadap Hossam Hassan, tetapi juga berpotensi mengganggu persiapan The Pharaohs dalam menghadapi agenda internasional berikutnya.
Editor: Abdul Haris