Skandal Baru Presiden FIFA, Gianni Infantino Diduga Terima Gaji Ganda Puluhan Miliar
ZURICH, iNews.id – Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan setelah investigasi terbaru mengungkap dugaan pembayaran jutaan dolar di luar gaji dan bonus resminya menjelang Piala Dunia 2026. Pembayaran tambahan tersebut dilaporkan tidak dicantumkan dalam laporan tahunan FIFA dan memicu pertanyaan mengenai transparansi di tubuh federasi sepak bola dunia.
Investigasi yang dilakukan jurnalis The Times, Martyn Ziegler, menemukan Infantino menerima dua sumber pembayaran terpisah. Satu berasal dari FIFA di Swiss yang tercatat dalam laporan tahunan, sementara pembayaran lainnya berasal dari perusahaan penyelenggara Piala Dunia di Amerika Serikat, FWC2026 US Inc.
Dalam laporan tahunan FIFA 2024, Infantino tercatat memperoleh 4,274 juta franc Swiss (sekitar Rp92,03 miliar). Namun, laporan keuangan FWC2026 US Inc yang disampaikan kepada Internal Revenue Service (IRS) Amerika Serikat menunjukkan Infantino juga menerima tambahan 1,76 juta dolar AS atau sekitar Rp31,58 miliar pada tahun yang sama. Pembayaran tersebut disebut tidak diungkap FIFA dalam laporan tahunannya.
Sumber dalam laporan tersebut menyebut Infantino menerima jumlah serupa, bahkan berpotensi lebih besar, sepanjang 2025 dan 2026. Sementara itu, Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom dan Presiden CONCACAF Victor Montagliani tidak menerima pembayaran tambahan dari FWC2026.
Dari pembayaran 1,76 juta dolar AS pada 2024, sebanyak 626.229 dolar AS atau sekitar Rp11,24 miliar tercatat sebagai “kompensasi lain yang dapat dilaporkan”, selain gaji pokok dan bonus.