Frank Lampard Bersumpah Keluarkan Chelsea dari Masalah
"Saya seorang pejuang pertama dan terpenting. Begitulah cara saya berhasil membuat karier di luar permainan sebagai pemain. Saya adalah manajer klub yang saya cintai. Ketika saya berkemas, saya bisa benar-benar keluar dari sepak bola,” ucapnya, dikutip The Sun, Sabtu (23/1/2021).
“Saya suka fakta jika ada masa-masa sulit dan Anda berjuang untuk keluar darinya, dan saya menyertakan para pemain juga. Itu adalah perasaan terbaik dalam sepak bola. Perasaan terbaik yang mungkin Anda miliki,” ujarnya.
“Ini tidak akan menjadi 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang akan memenangkan pertandingan yang kami butuhkan dalam jangka pendek. Itu akan menjadi hasrat, keinginan dan kebersamaan tim,” katanya lagi.
Selain menjadi top skor sepanjang masa klub, Lampard juga memenangkan semua penghargaan domestik dan Eropa dalam 13 tahun sebagai pemain Chelsea. Tapi, sekarang kontrak tiga tahun yang mengikatnya terancam diputus jika dia gagal memulihkan performa klub.
Momen itu bisa didapat saat Chelsea meladeni klub Championship, Luton Town, pada perempat final Piala FA, Minggu (24/1/2021).
“Sebagai pemain saya bertanya-tanya,‘ Seperti apa masa-masa sulit sebagai manajer? Bagaimana perbedaan tanggung jawab sebagai manajer dengan pemain?” ujarnya.
“Saya bertanya-tanya seperti apa masa-masa sulit itu. Dan itu baik-baik saja. Itu adalah apa adanya. Anda harus pergi ke manajemen yang ingin menangani tekanan, ingin menangani kesuksesan dengan bersikap rendah hati setiap saat,” katanya.
Editor: Abdul Haris