Geothermal World Cup 2026 Pecah! 16 Tim Ramaikan Panggung Persatuan Industri Panas Bumi Indonesia
Salah satu pemain Benvors, Okta Nur, mengaku senang dapat ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Menurut dia, persaingan yang berlangsung sejak fase kualifikasi sangat ketat karena para peserta menampilkan kemampuan terbaik.
Baginya, Geothermal World Cup 2026 bukan kompetisi sembarangan. Selain persaingan antartim yang ketat, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi talenta-talenta terbaik untuk mengikuti seleksi di Persita Tangerang.
"Atmosfernya luar biasa, pemain dari tim-tim lain juga bagus. Jadi menurut saya ini pengalaman yang luar biasa buat saya apalagi bisa mendapat penghargaan pemain terbaik dan membawa tim juara," kata Okta.
Okta berharap Geothermal World Cup dapat kembali digelar dengan durasi kompetisi yang lebih panjang. Menurut dia, format satu hari penuh membuat para pemain harus mengeluarkan stamina besar untuk melewati seluruh pertandingan.
"Harapannya acara seperti ini terus dilanjutkan tapi dengan durasi yang lebih panjang. Jadi enggak satu harian full kompetisi karena menguras stamina," ujarnya.