Gianni Infantino Didesak Mundur! UEFA, AFC dan CONCACAF Disebut Siap Lumpuhkan FIFA
Tekanan juga datang dari internal FIFA. Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom, dalam surat kepada staf yang dikutip Reuters, menyebut proyek tersebut sebagai rangkaian peristiwa yang "menyedihkan dan patut disesalkan" hingga akhirnya "ditinggalkan secara permanen."
Grafstrom juga menulis, "Individu, masa-masa yang tidak stabil, dan berbagai kejadian yang tidak menguntungkan akan berlalu. Namun institusi, misinya, dan tanggung jawabnya terhadap sepak bola dunia akan terus berjalan." Dalam surat itu, dia tidak menyebut nama Infantino secara langsung.
Nada serupa sebelumnya disampaikan Chief Operating Officer FIFA Kevin Lamour. Dia mengaku staf FIFA telah "dikelabui" oleh rencana yang disebutnya sebagai "proyek milik satu orang". Sementara itu, penasihat senior Infantino, Carlos Cordeiro, memilih mengundurkan diri sebagai bentuk protes.
Direktur Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger, juga mengambil jarak dari polemik tersebut. Dia menegaskan tidak terlibat dalam penyusunan proposal dan menilai keputusan menarik rencana itu merupakan langkah yang "benar-benar diperlukan."
Laporan The Times menyebut UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bertekad menyingkirkan Infantino dari kursi Presiden FIFA. Ketiga konfederasi itu bahkan disebut siap melumpuhkan operasional FIFA hingga membentuk kompetisi sendiri jika Infantino menolak mundur.