Gianni Infantino Serang Pengkritik Piala Dunia 2026: Kalian Dikuasai Kebencian!
Kasus lain yang memicu kemarahan adalah hukuman Folarin Balogun. Penyerang Amerika Serikat tersebut mendapat kartu merah saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada 1 Juli 2026, tetapi pelaksanaan skorsing otomatis satu pertandingan ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun. Dia juga dikenai denda 40.000 dolar AS atau sekitar Rp720,88 juta.
Keputusan tersebut membuat Balogun tetap dapat bermain melawan Belgia. Polemik semakin besar setelah muncul laporan mengenai komunikasi Donald Trump dengan Infantino terkait hukuman pemain Amerika Serikat tersebut.
Infantino tidak menyebut nama Balogun secara langsung dalam unggahannya. Namun, dia menyinggung keputusan wasit dan hukuman disiplin yang dianggap aneh oleh para pengkritik.
“Ketidakpuasan kalian terhadap beberapa keputusan otoritas berwenang dapat dipahami. Namun, keputusan wasit yang dapat diperdebatkan atau hukuman disiplin yang dianggap aneh merupakan hal rutin dan diterima secara luas di beberapa liga terbesar dunia,” katanya.
UEFA memberikan respons keras terhadap penangguhan pelaksanaan skorsing Balogun. Otoritas sepak bola Eropa tersebut menyebut FIFA telah melewati garis merah dan menciptakan preseden berbahaya bagi integritas pertandingan.