Gol Estupinan Bawa Milan Menang, Modric Sebut Ada Rasa Sergio Ramos
Modric menambahkan, kemenangan ini menunjukkan kualitas pertahanan dan kerja sama tim.
“Kami selalu percaya diri, tapi harus fokus satu laga per satu laga. Kami tampil solid di babak pertama, Inter mencoba bangkit setelah restart, mereka tim kuat, tapi nyaris tidak menghasilkan apa pun melawan kami. Itu menunjukkan pertahanan kami terorganisir dan kami pantas menang," ujarnya.
Jarak di puncak klasemen Serie A kini tinggal tujuh poin, memberi Milan harapan untuk mengejar rival sekota mereka dalam 10 laga tersisa. Inter sempat mengajukan protes saat bola masuk ke gawang, namun wasit sudah meniup peluit sebelum gol terjadi.
“Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi, tapi wasit meniup peluit lebih dulu, jadi itu bukan gol. Bahkan bukan gol yang dibatalkan,” jelas Modric.
Luka Modric juga mengundang sekitar 60 teman dan keluarganya ke pertandingan, termasuk mantan rekan setimnya di Real Madrid, Sergio Ramos.
“Ada banyak rumor tentang Allegri ke Real Madrid, tapi saya tidak terlibat. Saya sangat senang berada di Milan dan senang melihat Sergio di sini. Dengan kemenangan ini, rasanya luar biasa! Hari ini ada sedikit semangat Sergio Ramos dalam tim kami,” tutup Modric.
Editor: Reynaldi Hermawan