Guardiola Kirim Ancaman ke Arsenal usai Manchester City Hajar Liverpool
Guardiola juga mengingatkan Arsenal tidak hanya menghadapi lawan papan atas. Banyak tim masih berjuang untuk zona Eropa atau bertahan dari degradasi, kondisi yang membuat setiap laga menjadi rumit.
Pep Guardiola Sindir Xabi Alonso jelang Duel Real Madrid vs Man City
“Ada tim-tim lain yang bermain untuk target mereka sendiri. Bermain melawan tim yang berjuang dari degradasi selalu menjadi pertandingan yang sesungguhnya,” kata Guardiola.
Pengalaman menjadi senjata utama City. Guardiola menilai 13 pertandingan tersisa memberi ruang besar untuk perubahan.
“Dari pengalaman, 13 laga itu sangat panjang. Fase ini sangat, sangat sulit, tetapi yang terpenting adalah tetap berada di sana,” ujarnya.
Target City jelas. “Yang bisa kami lakukan hanya terus menekan Arsenal, berada di belakang mereka, dan mencoba memanfaatkan jika mereka terpeleset atau melakukan kesalahan,” tutur dia.
Guardiola juga menegaskan laga langsung kontra Arsenal akan menjadi kunci.
“Kami harus bermain melawan mereka di kandang, jadi tentu saja kami harus mengalahkan mereka,” katanya.
Drama belum berhenti di Anfield. City sempat mengira unggul 3-1 setelah Rayan Cherki mencetak gol dari dalam area pertahanan sendiri. Namun gol dianulir akibat duel antara Haaland dan Szoboszlai sebelum bola masuk ke gawang.
Setelah tinjauan VAR, wasit Craig Pawson memberikan tendangan bebas untuk City dan kartu merah kepada Szoboszlai karena menggagalkan peluang emas, meski bola sempat bersarang di gawang.
Guardiola tidak sependapat dengan keputusan tersebut. “Akal sehat, bukan? Berapa banyak tarikan yang terjadi dalam pertandingan dan wasit membiarkannya. Beri saja golnya, lanjutkan permainan, dan biarkan Szobo tetap bermain,” pungkas Guardiola.
Editor: Reynaldi Hermawan