Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, tetapi Lupa Sebut 3 Pelatih Penting dalam Pidato Kemenangan
“Untuk Vinnie, saya tahu dia sedang berada di rumah—atau saya pikir dia masih di rumah sakit—jadi saya mendoakan semoga dia segera pulih. Saya harap penghargaan ini memberinya sedikit energi. Kepada Vinnie dan seluruh staf, cara kalian melatih dan mendorong kami merupakan bukti kualitas kalian semua. Sejak bergabung dengan kalian, saya berkembang sebagai pemain, tanpa diragukan lagi, juga sebagai pribadi dan pemimpin. Semua itu berkat kepemimpinan kalian,” ujarnya.
Kapten Timnas Inggris tersebut juga berterima kasih kepada pelatih Inggris saat ini, Thomas Tuchel, sebelum mengenang perjalanan panjangnya bersama Tottenham Hotspur. Kane bergabung dengan akademi Spurs ketika berusia 11 tahun.
Dia turut menyebut sejumlah pelatih akademi yang membantunya berkembang, yakni Bradley Allen, Chris Ramsey, John McDermott, Alex Inglethorpe, Tim Sherwood, dan Ryan Mason. Dalam daftar mantan manajer, Kane menyampaikan apresiasi kepada Kenny Jackett, Russell Slade, Harry Redknapp, Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, Antonio Conte, Roy Hodgson, serta Gareth Southgate.
“Kalian semua memainkan peran besar dalam perkembangan saya pada berbagai tahap kehidupan. Tanpa masing-masing dari kalian, saya tidak akan berdiri di sini hari ini. Saya belajar banyak, dan ketika dikelilingi orang-orang serta pelatih terbaik, kita akan berkembang sebagai pribadi dan pemain. Jadi, terima kasih banyak,” tutur Kane.
Namun, tiga nama tidak muncul dalam pidato tersebut. Nuno Espírito Santo, mantan pelatih Tottenham Hotspur, tidak disebut meski pernah menangani Kane di klub London Utara itu.