Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 3 Pemain yang Masih Bisa Direkrut MU meski Bursa Transfer Sudah Tutup
Advertisement . Scroll to see content

Hasil Survei, VAR Bikin Pertandingan Premier League Kurang Menarik

Selasa, 04 Februari 2020 - 15:46:00 WIB
Hasil Survei, VAR Bikin Pertandingan Premier League Kurang Menarik
Video Assistant Referee dipergunakan di Premier League sejak awal musim ini. (Foto: Sky Sports)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id – Dua pertiga fans sepak bola di Inggris beranggapan Video Assistant Referees (VAR) membuat pertandingan Premier League menjadi kurang menarik. Ini merupakan hasil survei YouGov yang dilansir Sky Sports.

YouGov mewawancarai 1.419 orang Inggris dewasa, antara 15-22 Januari lalu. Mereka yang diwawancarai adalah yang sangat sering menonton pertandingan Premier League.

VAR mulai digunakan Premier League sejak awal musim ini. Dari hasil jajak pendapat yang dirilis Selasa (4/2/2020) hari ini mengklaim, 60 persen fans percaya teknologi tersebut bekerja sangat buruk. Bahkan, para suporter memberi nilai sistem baru itu dengan nilai rata-rata 4 dari 10.

Operator Premier League telah melakukan penelitian sendiri terhadap VAR, setelah 250 pertandingan musim ini, dan akan mempresentasikan temuannya kepada klub pada pertemuan rutin di London pada Kamis (6/2/2020).

Sejak diperkenalkan, VAR telah memberikan informasi yang disempurnakan di layar lebar untuk memberikan kejelasan yang lebih besar tentang proses pengambilan keputusan wasit di lapangan.

Para wasit sekarang diharapkan menggunakan monitor-monitor pinggir lapangan (Area Tinjauan Wasit) untuk meningkatkan dan menurunkan insiden kartu merah untuk pelanggaran serius atau perilaku kekerasan.

Premier League juga telah mengadakan pertemuan dengan kelompok pendukung klub untuk menjelaskan bagaimana dan mengapa VAR digunakan.

Batas waktu tidak diberikan pada keputusan VAR, untuk mencegah tekanan tambahan pada ofisial pertandingan.

Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), pembuat peraturan sepak bola, saat ini mencegah Premier League dan kompetisi lainnya untuk tidak menampilkan klip video, atau gambar foto, hingga wasit membuat keputusan.

IFAB tidak mengizinkan komunikasi audio langsung dari wasit atau VAR kepada pendukung. Mereka akan mengadakan pertemuan umum tahunan di Belfast pada 29 Februari mendatang.

Berbeda di sepak bola, survei ini menemukan 73 persen menyukai teknologi video dalam pertandingan tenis, 67 persen di kriket, 63 persen di Rugby Union dan 49 persen di Rugby League.

Hasil Survei

  • 67 persen penggemar mengatakan VAR telah membuat menonton sepak bola menjadi kurang menyenangkan.
  • 60 persen mengatakan VAR telah bekerja dengan buruk.
  • 8 persen ingin tetap menggunakan VAR seperti yang digunakan sekarang.
  • 74 persen mengatakan ingin tetap menggunakan VAR, tetapi ubah cara penggunaannya.
  • 15 persen ingin berhenti menggunakan VAR sepenuhnya.

Penelitian YouGov

  • 71 persen mendukung batas waktu pada keputusan VAR.
  • 81 persen dukungan untuk dapat melihat rekaman video yang sama dengan VAR pada saat yang sama.
  • 73 persen dukungan dapat mendengar percakapan antara wasit dan VAR.
  • 80 persen dukungan mendorong penggunaan monitor pitchside.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut