Heboh Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot, Kelme Akui Kesalahan Teknis
“Kelme sudah memberikan SOP soal temperatur 160 derajat yang ditekan 15 detik. Tapi ada satu hal yang kami lewatkan dan kami memohon maaf. Tidak semua mesin press itu sama. Satu mesin dan mesin lainnya itu perlu perlakuan yang berbeda. Kami memohon maaf terhadap hal ini.”
Dia menegaskan Kelme memilih bersikap terbuka atas kejadian tersebut. Langkah evaluasi dan perbaikan akan dilakukan agar masalah serupa tidak terulang.
“Kami transparan saja apa yang terlewat dari kami. Tinggal bagaimana ‘apa selanjutnya?’ dari Kelme untuk memperbaiki,” tuturnya.
Ke depan, Kelme akan melakukan pendampingan khusus dalam proses pemasangan nameset untuk jersey pemain. Tim ahli akan diterjunkan guna memastikan prosedur berjalan sesuai standar.
“Jadi ke depannya apa yang kami lakukan adalah, khususnya untuk terkait dengan masalah nameset ini adalah: kami akan, satu, untuk yang terkait dengan players, kami akan melakukan pendampingan dengan adanya tim ahli untuk proses pressing-nya supaya bisa ada proses monitoring terkait bagaimana sih SOP-nya sudah dijalankan atau belum,” ungkapnya.
Selain itu, Kelme juga membuka kanal pengaduan bagi konsumen yang mengalami masalah serupa. Langkah ini dilakukan untuk menampung masukan dan memperbaiki kualitas produk.
“Kami menyediakan dan meluncurkan [email protected]. Alamat email yang bisa langsung sebagai direct source untuk bisa diajukan saja kalau misalkan ada masukan, ada input, ada komplain, baik terkait nameset ataupun hal lainnya, boleh disampaikan di [email protected] itu juga,” pungkasnya.
Editor: Abdul Haris