International Festival Indonesia Farmel Cup 2020 Ditunda karena Covid-19

Bagusthira Evan Pratama ยท Sabtu, 13 Juni 2020 - 17:00 WIB
International Festival Indonesia Farmel Cup 2020 Ditunda karena Covid-19

Turnamen sepak bola usia dini bertaraf internasional yang digelar Indonesia, Farmel Cup (IFC) 2020 terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19. (Foto: Farmel Cup)

JAKARTA, iNews.id – Turnamen sepak bola usia dini bertaraf internasional yang digelar Indonesia, Farmel Cup (IFC) 2020, terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19. Rencana awal, turnamen IFC 2020 sedianya dilaksanakan di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan pada 26 sampai 28 Juni 2020.

CEO FIFA Inticipta Farmel, Eko Setyawan mengaku sudah melakukan komunikasi dengan para peserta atas ditundanya turnamen ini.

“Indonesia Farmel Cup 2020 sudah pasti mundur dengan situasi Covid-19 seperti ini, tidak mungkin dilaksanakan karena memang situasi dan kondisi saat ini,” kata Eko, Sabtu (13/6/2020).

Namun, Eko mengatakan panitia tetap optimistis turnamen ini dapat dilaksanakan kembali bulan Oktober atau paling lambat November 2020. Panitia ingin memberikan kesempatan para peserta untuk berlatih menyiapkan timnya masing-masing melihat waktu istirahat saat Covid-19 cukup lama.

“Pasti anak-anak sangat kaku badannya. Nah rencananya Oktober 2020 kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pengelola GBK sebagai penyedia lapangan, dan PSSI selaku kiblat sepak bola Indonesia serta kepolisian,” ujarnya.

Pada prinsipnya, kata Eko, pihak-pihak terkait sangat mendukung IFC 2020 dapat dilaksanakan. Sebab, mereka melihat IFC 2019 cukup memberikan warna sepak bola usia dini.

“Kami tetap mengikuti aturan Pemerintah Provinsi DKI yang sudah mengizinkan olahraga outdoor dapat dilakukan tanggal 5 Juni, tentunya dengan protap-protap yang harus diterapkan,” Eko menjelaskan.

Saat ini, kata Eko, sudah ada ratusan tim yang mendaftar dari Batam sampai Papua dan luar negeri pun ada. Untuk itu, dia terus memantau perkembangan situasi Covid-19 di Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Karena, negara-negara tersebut juga berpartisipasi di IFC 2020 dan sudah mendaftar.

“Total 120 tim yang akan bertanding di lima kategori usia. Peserta IFC 2020 sangat antusias, tapi panitia lebih selektif menerimanya. Kami panitia tetap akan melihat situasi perkembangan ke depannya,” ucapnya.

Di samping itu, IFC tetap memberikan penghargaan untuk mereka yang sudah berlatih keras sehingga bisa menjadi pemain terbaik di IFC 2020 sebagai motivasi. Seorang anak dari Palu terpilih sebagai Pemain Terbaik IFC 2019, dan harusnya berangkat ke Juventus, Italia selama 2 minggu bulan Juni ini

“Tapi dengan kondisi Covid-19 seperti ini, akhirnya keberangkatannya ditunda tahun  depan. Mungkin bisa juga kita barengkan dengan pemain terbaik IFC 2020,” kata Eko.

Editor : Abdul Haris