Inzaghi Ingin Ibrahimovic Pakai Nomor 9 agar Hapus Kutukan di AC Milan

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Sabtu, 08 Februari 2020 - 15:05:00 WIB
Inzaghi Ingin Ibrahimovic Pakai Nomor 9 agar Hapus Kutukan di AC Milan
Krzysztof Piatek (9) menjadi orang terakhir mengenakan nomor punggung 9 di AC Milan. (Foto: AC Milan Offside)

MILAN, iNews.id - Legendaris AC Milan Filipo Inzaghi berharap Zlatan Ibrahimovic memakai nomor punggung 9 agar kutukan nomor tersebut di I Rossoneri bisa segera berakhir. Pasalnya, belum ada yang bisa pemain Milan yang tampil mentereng menggunakan nomor keramat itu.

Setelah Filippo Inzaghi memutuskan pensiun pada 2012, nomor punggung 9 di AC Milan bak dikutuk. Pemain mana pun yang mengenakan nomor tersebut, selalu kesulitan untuk tampil gemilang, apalagi mendulang gol.

Terakhir, Krzysztof Piatek gagal menghapus kutukan tersebut hingga dipinjamkan ke klub lain. Oleh sebab itu, Inzaghi berharap tidak ada pemain yang takut menggunakan nomor bekas peninggalannya.

“Jika ada yang bisa mencetak gol dengan menggunakan nomor punggung 9, maka saya akan bahagia. Kutukan ini harus berakhir, karena seseorang harus menggunakannya,” kata Inzaghi dikutip Football Italia.

Inzaghi pun kini menganggap Ibrahimovic bisa menjadi sosok yang tepat untuk mengemban nomor punggung 9. Inzaghi bahkan yakin pemain asal Swedia itu bisa tampil apik bersama Milan.

“Saya harap Ibrahimovic merupakan sosok yang tepat, jika dia bertahan dan menggunakannya. Dia memiliki kemampuan untuk membawa bebas itu,” ujarnya.

“Saya yakin Ibrahimovic bisa berkonstribusi banyak kepada tim ini, bahkan sebelum gol pertamanya. Dia tidak akan mau kembali, jika tak yakin 100 persen. Dia suka tantangan dan ingin menang,” tutur Inzaghi.

Ibrahimovic memutuskan memakai nomor 21 ketika kembali ke Milan pada Januari 2020. Pasalnya, nomor punggung 9 masih menjadi milik Piatek ketika dirinya datang.

Meski lebih identik dengan nomor punggung 10, Ibracadabra beberapa kali memakai nomor punggung 9 seperti ketika membela Ajax Amsterdam, Juventus, Barcelona, dan Manchester United.

Editor : Abdul Haris