Iran Tetap Main di AS saat Piala Dunia 2026, Tapi Menginap di Meksiko
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengklaim FIFA menyetujui pemindahan markas ke Centro Xoloitzcuintle di Tijuana, Meksiko, setelah pembahasan di Istanbul dan webinar daring bersama Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom. Taj juga menyebut opsi perjalanan tim menggunakan maskapai Iran Air.
Pelatih Inter Miami Bocorkan Kondisi Terkini Lionel Messi, Absen di Piala Dunia 2026?
Konfirmasi resmi datang dari Presiden Meksiko. Dalam konferensi pers harian, Claudia Sheinbaum mengatakan, “Kami tidak punya alasan untuk menolak kemungkinan mereka tinggal di Meksiko. Amerika Serikat tidak ingin tim Iran bermalam. Mereka bertanya, ‘Bolehkah kami bermalam di Meksiko?’ Kami menjawab, tentu saja, tidak masalah.”
Meski bermarkas di Meksiko, seluruh pertandingan Iran tetap dimainkan di Amerika Serikat. Dua laga berlangsung di SoFi Stadium melawan Selandia Baru dan Belgia, serta satu laga menghadapi Mesir di Lumen Field pada 26 Juni.
Lionel Messi Cedera di Laga Terakhir Inter Miami, Timnas Argentina Panik jelang Piala Dunia 2026
Jarak Tijuana ke Los Angeles hanya sekitar 55 menit penerbangan. Skema ini membuat Iran hanya berada di wilayah Amerika Serikat saat pertandingan dan agenda resmi, lalu kembali ke Meksiko usai laga.
Saat ini, para pemain Iran berada di Turki untuk pengurusan visa sekaligus pemusatan latihan. Mereka dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Gambia di Antalya pada 28 Mei, sembari menunggu kepastian penuh terkait situasi geopolitik yang masih memanas.
Timnas Kongo Wajib Isolasi 21 Hari jelang Piala Dunia 2026 akibat Wabah Ebola
Editor: Reynaldi Hermawan