Jawaban Erick Thohir saat Didesak Jalankan Liga 1 Putri Indonesia
Erick juga menyatakan PSSI saat ini aktif mendorong pengembangan secara berjenjang, mulai dari grassroots dan tim nasional. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu, ketimbang hanya memenuhi tuntutan cepat tanpa persiapan.
Erick Thohir Terkejut saat Pantau Latihan Timnas Indonesia U-23, Kenapa?
“Kami PSSI coba mendorong percepatan... Tapi itu pun masih resiko tinggi. Karena kami tidak mau begini,” paparnya.
Pernyataan tersebut menandai sikap PSSI yang mengedepankan kualitas dan kesinambungan dibanding sekadar respons cepat terhadap kritik publik. Erick menegaskan bahwa persiapan fisik, teknis, mental, dan organisasi harus berjalan selaras sebelum liga kembali digulirkan.
Bukan Sekadar Dukungan, Erick Thohir Siapkan Jalan Timnas Putri Indonesia Tembus Piala Asia 2026
“L iganya jalan nanti mati lagi. Jadi saya dengan tekanan dihujat, Liga putri tidak jalan. Saya tidak berpikir tergesa-gesa. Karena saya sebagai Ketua PSSI punya tanggung jawab lebih besar. Membangun tim nasional, membangun grassroots. Baru Liganya ada,” tutup Erick.
Menurut pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini, proses pematangan talenta adalah fondasi utama sebelum memutuskan jalannya liga. Dia memilih prioritas pengembangan pemain muda dan sistem pembinaan daripada memenuhi tuntutan cepat dari publik.
Kondisi saat ini memperlihatkan bahwa Liga Putri bukan sekadar soal kompetisi, tetapi juga soal keberlanjutan olahraga perempuan di Tanah Air. Erick pun mengajak semua pihak—pemain, pelatih, klub, dan masyarakat—untuk bersama-sama membangun sistem yang berkelanjutan agar kelak Liga Putri dapat berjalan dengan kualitas maksimal dan tanpa hambatan besar.
Editor: Abdul Haris