Jose Mourinho Sebut Pemain AS Roma Mati, Real Madrid Ngamuk di 20 Menit Akhir
"Anda bisa mengatakan pertandingan ini seperti dua laga berbeda. Roma unggul dalam segala aspek pada bagian pertama, lalu Real Madrid mustahil dihentikan selama 20 menit tersebut," kata Mourinho kepada Amazon Prime Video Italia.
Mourinho juga menyoroti kejutan taktik Roma yang menempatkan Matias Soulé di sisi sayap. Menurut dia, strategi tersebut menciptakan keunggulan jumlah pemain di area tertentu, tetapi Roma tetap melakukan kesalahan yang berujung gol.
"Mereka mengejutkan kami pada awal pertandingan dengan menempatkan Matias Soulé di sayap sehingga menciptakan keunggulan jumlah pemain di area tersebut. Kami kebobolan gol konyol yang tidak boleh terjadi pada level ini," ujar Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu kemudian menyinggung perubahan mentalitas pertandingan setelah Roma unggul dua gol. Dia menilai para pemainnya kehilangan kemampuan untuk mengimbangi intensitas serangan Real Madrid.
"Setelah tertinggal 1-3, mungkin semua orang mengira pertandingan sudah berakhir, tetapi satu-satunya yang sudah mati adalah para pemain Roma. Sangat sulit bermain menghadapi intensitas dan gaya sepak bola seperti yang mereka tampilkan," ucapnya.