Julian Nagelsmann Masuk Radar Terdepan MU, tapi...
“Saya sepenuhnya memahami situasinya. Sejujurnya, saya tidak mengharapkan sesuatu yang khusus. Saya tetap menjalankan pekerjaan seperti biasa,” ujar Carrick.
Dia juga menegaskan kecintaannya terhadap klub dan komitmennya untuk mengambil keputusan demi kepentingan Manchester United.
“Saya mencintai tempat ini. Saya selalu melakukan apa yang menurut saya terbaik untuk klub sepak bola ini, apa pun keputusan yang diambil. Saya tidak mengharapkan sesuatu,” katanya.
Carrick kemudian menjelaskan pembicaraannya dengan dua petinggi klub setelah pertandingan melawan Bournemouth. Menurut dia, pertemuan singkat tersebut masih dalam batas kebiasaan yang berlangsung setelah laga.
“Mereka (Omar Berrada dan Jason Wilcox) hanya turun sebentar seperti yang selalu mereka lakukan setelah pertandingan, tetapi tidak ada sesuatu yang di luar kebiasaan,” ucap Carrick.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih kepala permanen Manchester United pada Mei setelah menjalani masa tugas sebagai pelatih interim dengan hasil yang dinilai positif. Namun, kekalahan 0-3 dari Bournemouth membuat masa depannya kembali dipertanyakan.
Untuk sementara, Carrick diperkirakan masih akan mendampingi Manchester United saat menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Di sisi lain, nama Nagelsmann tetap masuk dalam perbincangan mengenai calon pelatih, meski peluang penunjukannya disebut tidak besar.
Editor: Reynaldi Hermawan