Juventus Angkat Trofi usai Hajar Chelsea, Spalletti dan Alonso Terpukau Atmosfer Hong Kong
Dia juga menilai pertandingan menghadapi Chelsea menjadi ujian serius bagi Juventus karena lawan memiliki kekuatan besar. Menurut Spalletti, Juventus membutuhkan mentalitas kuat dan kontribusi seluruh pemain untuk meraih kemenangan.
“Jika kita berbicara tentang Hong Kong, kota ini termasuk salah satu yang memimpin dunia dalam banyak hal. Setiap kali pergi ke tempat baru, selalu ada hal baru yang bisa dipelajari. Untuk beban pertandingan malam ini, kami menghadapi tim yang sangat kuat. Jadi, kami benar-benar perlu menunjukkan mentalitas hebat, mentalitas sebagai sebuah tim. Kami semua harus berkontribusi agar bisa memenangkan pertandingan ini," ujarnya.
Kedua klub menurunkan sejumlah pemain utama sebagai bagian dari persiapan pramusim. Chelsea bahkan memainkan sejumlah pemain penting, termasuk rekrutan Danny Welbeck dan Geovany Quenda.
Intensitas pertandingan sudah terlihat sejak awal. Chelsea sempat memperlihatkan kombinasi permainan Danny Welbeck dan Joao Pedro yang berpotensi merepotkan pertahanan Juventus, tetapi Juventus justru menciptakan peluang lebih berbahaya sepanjang babak pertama.
Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain setelah turun minum. Dari kubu Juventus, Kenan Yıldız menjadi salah satu pemain pengganti yang memberikan perubahan terhadap permainan. Pergerakannya membuka ruang di pertahanan Chelsea sebelum akhirnya bola mengarah kepada Zhegrova untuk mencetak gol kemenangan.