Kabar Baik! Persija Akan Kembali Main di SUGBK saat Lawan Persis Solo
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta akan kembali bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat melawan Persis Solo. Kedua tim bentrok pada pekan ke-30 Liga 1, Kamis (4/4/2024) malam WIB.
Hal itu diumumkan langsung Persija lewat laman resmi klub, Jumat (29/3/2024). Sebelumnya mereka memainkan tiga laga kandang di Bali dalam pertandingan kontra Madura United (22 Februari), Dewa United (2 Maret) dan Persik Kediri (16 Maret).
“Setelah mengungsi ke Bali dalam tiga laga kandang terakhir, Persija akhirnya kembali bermarkas di Jakarta. Laga vs Persis pada pekan ke-30 Liga 1 2023/2024 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (4/4/2024), pukul 20.30 WIB,” tulis pernyataan Persija.
Kembali tampil di Jakarta jelas menjadi kabar baik bagi Macan Kemayoran. Sebab, mereka bisa mendapatkan dukungan penuh dari sang suporter setia, The Jak Mania.
Nova Arianto Ungkap Mental Timnas Indonesia U-16 Masih Lemah: Gampang Nyerah Kalau Sudah Capek
Gelandang Persija, Tony Sucipto, menyambut baik kabar tersebut. Dia yakin bertanding di ibu kota bakal menjadi pembakar semangat bagi skuad asuhan Thomas Doll di sisa akhir musim ini.
Manajer Timnas Indonesia Jelaskan soal Proses Perpanjang Kontrak STY: Tunggu Hasil Piala Asia U-23
“Para pemain dan pelatih pasti sangat senang akhirnya Persija bisa kembali bermain di Jakarta, GBK. Kabar baik ini menjadi suntikan semangat untuk kami dalam menatap sisa laga musim ini,” kata Tony.
Di musim ini, Marko Simic dan kolega sudah tiga kali menggunakan SUGBK untuk menggelar laga kandang. Namun, sudah lama sekali mereka tak melakukannya yakni sejak melawan Persita Tangerang pada 3 Desember 2023 lalu.
Nova Arianto Incar 7 Pemain Keturunan untuk Masuk Timnas Indonesia U-16, Dipanggil Awal Mei
Mayoritas laga kandang Persija lainnya digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Namun, karena stadion tersebut sedang direnovasi dan stadion lain di sekitar Jabodetabek tak tersedia, mereka terpaksa mengungsi ke Bali untuk sementara waktu.
Editor: Reynaldi Hermawan