Kalahkan Ukraina, Austria Ukir Sejarah Pertama Kali Lolos ke 16 Besar Euro
BUCHAREST, iNews.id- Timnas Austria mengukir sejarah di gelaran Euro 2020 usai menang 1-0 atas Ukraina pada laga tiga Grup C Euro 2020. Austria untuk pertama kalinya sepanjang sejarah lolos dari fase grup Euro.
Kedua tim bentrok di Stadion National Arena, Bucharest, Rumania, Senin (21/6/2021) malam WIB. David Alaba dkk menemani Belanda menuju babak 16 besar.
Mereka menempati posisi kedua klasemen akhir Grup C dengan poin 6. Sementara Belanda yang meraih tiga kemenangan menjadi juara grup dengan poin sempurna 9.
Namun, perjuangan di babak 16 besar tak mudah. Austria akan berjumpa salah satu kandidat juara yakni Italia. Siaran langsung pertandingan Euro 2020 dapat disaksikan di iNewsTV.
Terungkap, Ini Alasan Roberto Mancini Masukkan Sirigu Ganti Donnarumma Menit ke-89
Jalannya Pertandingan
Begitu pertandingan dimulai, Austria langsung tampil menyerang. Mereka lalu mendapat peluang pada menit kelima. Sayang, tembakan Marcel Sabitzer bisa ditepis kiper Ukraina, Georgi Bushchan.
Tekad David Alaba Bersama Austria di Euro 2020: Ingin Ukir Sejarah Lolos ke 16 Besar
Austria terus memborbardir pertahanan Ukraina. Pada menit ke-11, Austria kembali mendapatkan peluang namun tembakan Aleksandar Dragovic masih belum menemui sasaran.
Akhirnya Austria berhasil memimpin pada menit ke-21. Christoph Baumgartner sukses mencetak gol usai meneruskan sepak pojok David Alaba.
Donnarumma Diganti Sirigu Menit ke-89, Netizen: Selanjutnya Mancini Ganti Lippi
Sayang, sang pencetak gol, Baumgartner tidak bertahan lama di lapangan. Dia tampak mengalami cedera dan meninggalkan lapangan pada menit ke-32, dan digantikan oleh Alessandro Schopf.
Meski begitu, serangan Austria tak mengalami penurunan. Mereka bahkan nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-37. Tetapi, tembakan Konrad Laimer bisa ditinju oleh Bushchan.
David Alaba Man of The Match usai Austria Taklukan Makedonia Utara 3-1
Memasuki lima menit terakhir babak pertama, Austria memiliki sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan. Namun, mereka gagal menyelesaikan serangan dengan baik, dan gagal menambah gol hingga turun minum.