Kane: Tak Ada Gunanya Melanjutkan Liga Inggris

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 30 Maret 2020 - 19:15 WIB
Kane: Tak Ada Gunanya Melanjutkan Liga Inggris

Striker Tottenham Hotspur Harry Kane. (Foto: Football London)

LONDON, iNews.id - Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, menilai sulit untuk melanjutkan kompetisi Liga Inggris 2020. Menurutnya, kompetisi tak perlu dilanjutkan jika melewati 30 Juni.

Akibat pandemi Virus Corona, kompetisi liga-liga top Eropa terpaksa ditangguhkan, termasuk Premier League. Sejak ditangguhkan sementara pada pekan kedua Maret, operator liga belum bisa memastikan kapan kompetisi bisa bergulir lagi. 

Liga Inggris sebenarnya tinggal sedikit lagi mendapat kepastian siapa juara, Liverpool tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi guna menyegel kampiun lebih awal. Skuad asuhan Jurgen Klopp sedang oke musim ini. Dari 29 pertandingan yang sudah dimainkan mereka mampu membukukan 27 kemenangan, sekali kalah dan sekali imbang. 

Sempat muncul wacana tetap menggelar Liga Inggris sampai selesai setelah UEFA memastikan gelaran Piala Eropa 2020 pada Juni-Juli diundur tahun depan. Tapi, menurut Kane melanjutkan buka opsi terbaik. 

Keadaan itu bakal berpotensi membuat pemain rentan cedera, karena sudah terlalu lama beristirahat dan jadwal pertandingan bakal padat. 

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di balik layar dan efek finansial bagi klub. Namun, dari segi pandang pemain, batasnya hanya sampai akhir Juni untuk menyelesaikan musim,” kata Kane kepada Sky Sports.

“Jika tidak selesai pada akhir Juni, kami harus melihat skenario lainnya Sebab, bisa memberikan efek domino, seperti Euro 2020 dan kemudian Piala Dunia 2022,” ujarnya.

Pemain Timnas Inggris itu sadar pihak Premier League tengah berusaha mencari solusi terbaik mengenai keberlangsungan liga. Kane menyakini akan lebih banyak keuntungan jika liga tidak dipaksakan berlanjut. 

“Saya tahu Premier League akan berusaha untuk menyelesaikan musim ini dan mencari segala macam opsi. Saya merasa musim ini memang harus diselesaikan, tetap ada titik di mana kami sudah merasa cukup,” ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto