Kapten Persib U-18 Ungkap Detik-detik Bus Diserang di Batang, Pemain Alami Trauma
Dia juga mengingatkan pentingnya sikap bijaksana dalam mendukung tim. Rivalitas sepak bola seharusnya tidak menjadi alasan untuk melakukan kekerasan ataupun tindakan kriminal yang mengancam keselamatan pemain dan ofisial.
Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) turut mengecam penyerangan terhadap rombongan Persib U-18. Organisasi tersebut meminta keselamatan pemain lebih diperhatikan, korban mendapatkan pendampingan fisik dan psikologis, serta insiden di Batang diusut hingga tuntas.
Wakil Presiden APPI, Nadeo Argawinata, menyayangkan terjadinya kekerasan terhadap rombongan tim muda tersebut. Kiper Persija Jakarta itu menegaskan, sepak bola semestinya menjadi ruang untuk membangun persatuan sekaligus mengembangkan bakat para pemain muda.
"Sepak bola seharusnya menjadi sarana persatuan dan pembinaan bakat muda, bukan tempat untuk tindakan kriminalitas yang mengancam keselamatan pemain. Perlindungan tidak hanya menyangkut keamanan fisik, tetapi juga kondisi psikologis dan rasa aman pemain," tutur Nadeo.
Nadeo juga menekankan pentingnya perhatian terhadap para pemain yang terdampak. Menurut dia, perlindungan terhadap korban harus mencakup kebutuhan fisik maupun psikologis agar mereka memperoleh dukungan setelah mengalami kejadian tersebut.