Kejurnas PB POBSI 2026 Resmi Dibuka, Hary Tanoesoedibjo Bidik Atlet Biliar Kelas Dunia
Menurut Hary, kompetisi yang digelar PB POBSI tidak hanya berada di level daerah. Turnamen nasional juga rutin diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.
"Bukan hanya daerah, tapi nasional praktis setiap tahun. Untuk Kejurnas hanya waktu covid tahun 2020 waktu itu memang tidak kita selenggarakan. Bahkan kejuaraan dunia pun kami selenggarakan, Kejuaraan Indonesia Open pun yang terbuka seluruh dunia, kami selenggarakan," tambahnya.
Hary menilai rangkaian turnamen menjadi bagian penting dalam proses melahirkan atlet biliar potensial. Para pemain diharapkan memanfaatkan Kejurnas PB POBSI 2026 untuk meningkatkan kualitas sekaligus pengalaman bertanding.
"Jadi, harapannya pasti semua ini arahnya bagaimana biliar bisa lebih baik untuk Indonesia dan bisa menciptakan atlet-atlet yang memiliki prestasi dunia," ujarnya.
Kejurnas kali ini juga menjadi ajang persaingan antarprovinsi. Sebanyak 28 provinsi mengirimkan atlet untuk bertanding, sedangkan sembilan provinsi tidak ambil bagian dalam kompetisi tersebut.