Kiper Timnas Malaysia Terlilit Utang Gegara Gaji Tak Dibayar, Asosiasi Pemain Negeri Jiran Murka
MALAKA, iNews.id- Kiper Timnas Malaysia Khairul Fahmi Che Mat curhat soal terlilit utang gegara klubnya Melaka United tak membayar gaji pemain. Asosiasi Pesepak Bola Profesional Malaysia (PFAM) pun bereaksi.
Khairul Fahmi Che Mat menyebut Melaka United belum membayarkan gaji pemainnya selama 3 bulan. Akibat tunggakkan gaji itu, Fahmi mengaku kesulitan keuangan hingga dikejar-kejar bank dan anak istri tak makan.
Kami di PFA Malaysia ingin menyatakan solidariti kami kepada para pemain Skuad Utama Melaka United FC dan juga Pemain Skuad Piala Presiden Melaka United FC. [1/5] pic.twitter.com/F133dRCwqg
— PFA Malaysia ???????? (@pfamalaysia) January 11, 2022 ![]()
Baca JugaFilosofi Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Pamerkan Warisan hingga Budaya Tanah Air
Mendengar cerita Fahmi, PFAM pun murka. Mereka menuntut Melaka United segera melunasi tunggakkan gaji tersebut.
"PFA Malaysia telah mengirimkan Notice of Claim kepada manajemen Melaka United dan mendesak agar tunggakan tersebut diselesaikan paling lambat 19 Januari 2022,” tulis PFAM melalui Twitter resminya, Jumat (14/1/2022).
Jadwal India Open 2022 Hari Ini: Ahsan/Hendra Vs Tuan Rumah, Loh Kean Yew Hadapi Wakil Malaysia
PFAM terus menekan Melaka United agar mempercepat proses transfer gaji pemain. Pasalnya, tim yang bermarkas di Staadion Hang Jebat ini bukan kali pertama menghambat pembayaran upah.
Timnas Malaysia Incar Pelatih Asal Korea Selatan, Ingin Tiru Indonesia?
“PFA Malaysia ingin mengingatkan tim agar serius menangani masalah pembayaran gaji karena ini bukan kali pertama melibatkan tim Melaka United,” tulis pernyataan itu.
“Para pemain sudah bekerja sama dan memahami kendala tim dengan memberi mereka jangka waktu yang sesuai. Semoga masalah ini bisa segera diselesaikan,” lanjutnya.
Gagal di Piala AFF 2020, Timnas Malaysia Diminta Tiru Indonesia Gunakan Pelatih Asing
Editor: Ibnu Hariyanto