Kisah Raphinha: Dari Nyaris Terbuang hingga Jadi Pahlawan Barcelona di El Clasico
Hansi Flick memiliki pandangan berbeda sejak awal kedatangannya. Dia langsung berbicara dengan Raphinha dan memberi keyakinan penuh mengenai peran penting sang pemain di tim.
“[Flick] adalah orang yang mengubah segalanya untuk saya di sini. Saya sudah satu kaki di luar klub saat dia datang. Pentingnya dia berbicara dengan saya, mengatakan saya akan menjadi penting, itu yang dibutuhkan pemain, seseorang yang menghargai kerja kerasmu,” ujar Raphinha, dikutip dari Sport Illustrated.
“Dia memberi saya apa yang saya butuhkan pada saat itu, sehingga saya bisa fokus bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk tim,” tambahnya.
Flick kemudian menggeser Raphinha ke sisi kiri dalam sistem yang mengakomodasi Lamine Yamal di kanan serta memberi ruang bagi Alejandro Balde untuk aktif menyerang. Sejak itu, Raphinha menjadi sosok tak tergantikan.
Catatan statistik menguatkan peran vital tersebut. Sejak Flick menangani Barcelona, tidak ada pemain lain yang mampu menyamai kontribusi Raphinha dengan total 75 gol dan assist di semua kompetisi.