Klub Premier League Minta Penutupan Jendela Transfer Musim Panas Diubah

Haryo Jati Waseso · Jumat, 07 Februari 2020 - 17:38:00 WIB
Klub Premier League Minta Penutupan Jendela Transfer Musim Panas Diubah
Premier League. (Foto: Ist)

LONDON, iNews.id - Seluruh klub Premier League mendesak agar bursa transfer musim panas mendatang ditutup pada awal September. Hal itu dilakukan agar tim asal Inggris tidak perlu tergesa-gesa dalam membeli pemain.

Pada musim panas 2019 lalu, jendela transfer untuk Premier League berakhir pada 8 Agustus, sehari sebelum laga pertama dimulai. Langkah itu diambil agar para pemain bisa fokus tampil tanpa memusingkan rumor transfer.

Namun, hal itu tak diikuti mayoritas liga Eropa lainnya, yang terus melakukan transaksi hingga 31 Agustus. Akibatnya, klub Premier League masih berpeluang kehilangan penggawanya, tanpa bisa mencari pemain pengganti.

Keadaan itu tentu merugikan klub Premier League. Setelah berdiskusi bersama, mereka pun setuju agar penutupan jendela transfer musim panas disesuaikan dengan liga negara lain.

“Klub Premier League sepakat untuk meminta perubahan akhir jendela transfer musim panas dimusim 2020/2021. Dengan begitu, jendela transfer akan ditutup pada akhir Agustus atau awal September,” bunyi pernyataan di laman resmi Premier League.

“Nantinya Jendela transfer akan ditutup pada 1 September, karena 31 Agustus merupakan hari libur bank di Inggris,” tuturnya. Selain itu, terdapat pula opsi untuk membagi jendela transfer menjadi dua kategori.

Kategori pertama, transfer untuk liga domestik ditutup sebelum musim dimulai. Dan di kategori kedua jendela untuk bursa transfers internasional tetap dibuka sampai 1 September.

Jika permintaan pihak klub dikabulkan, maka mereka bisa melakukan transaksi, meski musim akan berjalan. Premier League sudah menjadwalkan bakal memulai kompetisi 2020/2021 pada 8 Agustus 2020.

Editor : Haryo Jati Waseso