Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rekor Podium Ducati Putus di MotoGP Thailand 2026, Marc Marquez: Jangan Panik!
Advertisement . Scroll to see content

Komentar Mengejutkan Bagnaia usai Finis Ketujuh di MotoGP Catalunya 2025

Senin, 08 September 2025 - 16:58:00 WIB
Komentar Mengejutkan Bagnaia usai Finis Ketujuh di MotoGP Catalunya 2025
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: X Ducati Corse)
Advertisement . Scroll to see content

BARCELONA, iNews.id – Francesco Bagnaia memberikan komentar mengejutkan usai hanya finis di posisi ketujuh pada MotoGP Catalunya 2025. Meski gagal naik podium, pembalap Ducati Lenovo itu justru mengaku puas dengan hasil yang didapat setelah start dari posisi ke-21 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (7/9/2025) malam WIB.

Bagnaia tampil penuh determinasi sejak awal lomba. Start dari belakang membuat dia harus mengambil banyak risiko untuk bisa menembus barisan depan. Hasilnya cukup memuaskan karena berhasil melesat 14 posisi hingga akhirnya mengakhiri balapan di urutan ketujuh.

Komentar Bagnaia usai balapan langsung mencuri perhatian. “Saya merasa kurang lebih seperti habis lari maraton, start dari P21, sulit membayangkan bisa lebih baik. Jadi saya cukup senang dengan hasilnya,” ucap Bagnaia, dikutip dari Motosan, Senin (8/9/2025).

Pernyataan itu mengejutkan banyak pihak karena biasanya pembalap top seperti Bagnaia kecewa bila tidak masuk podium. Namun, kondisi lomba di Catalunya membuatnya realistis. Dia mengaku harus menguras habis ban sejak awal agar bisa menyalip banyak pembalap. 

“Memang untuk bisa menyalip dan merebut banyak posisi saya harus banyak menggunakan ban, dan di bagian akhir balapan ban saya habis, tapi ini hasil yang bagus,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Bagnaia juga mengungkapkan sebenarnya motornya punya potensi untuk finis lebih baik. Menurutnya, posisi kelima bisa saja digapai andai dia mampu mengatur ritme ban di putaran awal. 

“Potensinya, menurut saya, bisa saja finis kelima. Tapi saya terlalu banyak menghabiskan ban di putaran-putaran awal, dan ketika sampai di Quartararo saya sudah kehilangan potensi,” kata dia.

Situasi makin sulit ketika Ai Ogura tampil sangat cepat di lap-lap akhir. Bagnaia mengaku hanya bisa bertahan agar tidak kehilangan posisi lebih banyak. 

“Lima lap terakhir sangat sulit karena Ogura datang sangat kencang, sangat cepat, dan saya hanya berusaha bertahan di depan, tapi sudah habis,” jelasnya.

Meski tertekan di penghujung balapan, Bagnaia tetap bersyukur bisa mengamankan posisi ketujuh. Baginya, hasil ini sudah sangat positif bila dibandingkan dengan titik awal yang kurang menguntungkan dari barisan belakang.

Komentar mengejutkan Bagnaia itu sekaligus menunjukkan betapa sulitnya persaingan MotoGP musim ini. Dia lebih memilih melihat sisi positif, bahwa hasil di Catalunya menjadi modal penting untuk balapan selanjutnya.

Kini fokus Bagnaia beralih ke MotoGP San Marino 2025 yang digelar di Misano, kampung halamannya. 

“Tapi pada akhirnya posisi ketujuh sudah cukup baik dan berikutnya adalah Misano, jadi saya ingin start lebih baik,” pungkasnya penuh keyakinan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut