LALIGA Menang Telak! Pengadilan Spanyol Perintahkan Blokir Streaming Ilegal
CORDOBA, iNews.id – Operator Liga Spanyol LALIGA mendapat dukungan hukum besar setelah Pengadilan Niaga No. 1 Cordoba memerintahkan NordVPN dan ProtonVPN memblokir akses terhadap alamat IP yang menyiarkan pertandingan secara ilegal di Spanyol.
Putusan tersebut juga melibatkan Telefónica Audiovisual Digital (TAD) sebagai pihak penggugat bersama LALIGA. Pengadilan mengabulkan langkah pencegahan tanpa kehadiran pihak lawan atau inaudita parte terhadap dua penyedia layanan VPN tersebut.
Dalam amar putusannya, pengadilan mewajibkan NordVPN dan ProtonVPN segera menerapkan sistem internal untuk mencegah akses dari wilayah Spanyol ke alamat IP yang telah diverifikasi menyiarkan konten audiovisual dilindungi secara ilegal. Langkah ini bersifat dinamis dan tidak dapat diajukan banding.
Pengadilan menilai penyedia layanan VPN termasuk perantara teknologi yang masuk dalam cakupan Regulasi Layanan Digital Uni Eropa. Dengan status tersebut, mereka memiliki kewajiban mencegah terjadinya pelanggaran melalui infrastruktur digital yang mereka sediakan.
LaLiga Tegas Perangi Pembajakan Digital di Industri Sepak Bola, Media Sosial Jadi Sasaran Utama
Dalam pertimbangannya, pengadilan menyebut sistem VPN terbukti menjadi sarana yang “sangat efektif dan mudah diakses untuk memungkinkan akses ke konten yang tidak dapat diakses di titik geografis tertentu.” Sistem itu bekerja dengan memutar lokasi geografis akses daring dan memfasilitasi akses ke situs web yang menyiarkan konten dilindungi secara ilegal.
Rekor! Hak Siar LaLiga 2027–2032 Tembus Rp119 Triliun
Putusan tersebut juga menyoroti pengakuan perusahaan tergugat yang mengiklankan layanan mereka efektif untuk menghindari pembatasan. Hal ini menjadi bagian dari dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan langkah pencegahan.
Langkah hukum ini bertujuan mencegah penyedia VPN berkontribusi pada penghindaran pembatasan akses di Spanyol terhadap situs-situs yang telah diblokir oleh otoritas peradilan. Rujukan utamanya mengarah pada putusan Desember 2024 dari Pengadilan Niaga No. 6 Barcelona.
LaLiga Jadi Liga Eropa Paling Ketat! Resmi Capai Circle of Parity Lebih Cepat dari Kompetisi Lain
Di sisi lain, pengadilan mewajibkan LALIGA dan Telefónica Audiovisual Digital menyimpan bukti digital memadai atas transmisi ilegal yang mereka laporkan. Ketentuan ini memperkuat prosedur pembuktian yang telah diterapkan sejak putusan Desember 2024.
Keputusan ini dinilai sebagai terobosan di Spanyol karena sifatnya yang dinamis dan belum pernah terjadi sebelumnya. Di tingkat global, langkah serupa juga muncul di Prancis, tempat tanggung jawab VPN dalam praktik penipuan audiovisual telah diakui.
LaLiga Jadi Kompetisi dengan Nilai Pemain Akademi Tertinggi di Eropa, Tembus Rp28,3 Triliun
LALIGA selama ini dikenal aktif memerangi pembajakan siaran pertandingan. Organisasi tersebut menegaskan komitmen membela hak siar audiovisual klub-klub yang berkompetisi di sepak bola nasional Spanyol melalui jalur hukum dan teknologi.
Editor: Abdul Haris