Lamine Yamal Minggir Dulu, Ini Pemain Muda Terbaik Sepanjang Masa Versi Michael Owen
Ronaldo memenangkan Ballon d’Or pertamanya pada 1997 saat berusia 21 tahun bersama Inter Milan, lalu kembali meraih penghargaan tersebut pada 2002 setelah membawa Brasil menjuarai Piala Dunia di Korea-Jepang. Nilai transfer Ronaldo saat itu mencapai 28 juta euro (Rp539 miliar), angka luar biasa di era 1990-an.
Selama kariernya, Ronaldo membela klub-klub besar seperti Barcelona, Real Madrid, AC Milan, dan Corinthians, meski cedera berat sempat menghambat kariernya. Dia tetap dikenang sebagai salah satu striker paling mematikan dalam sejarah dan dianggap banyak pihak sebagai pemain terbaik yang tidak pernah menjuarai Liga Champions.
“Saya cukup yakin dengan jawaban itu. Tidak ada remaja lain yang sehebat Ronaldo di usia 17, 18, atau 19 tahun,” tegas Owen.
Komentar Owen ini langsung menuai respons positif dari fans sepak bola di berbagai negara. Banyak yang setuju bahwa Ronaldo Nazario adalah bakat alami yang belum pernah disamai siapa pun, termasuk oleh bintang muda saat ini seperti Lamine Yamal dari Barcelona.
Dengan pujian tersebut, Owen seakan menegaskan bahwa bakat luar biasa seperti Ronaldo hanyalah “sekali dalam satu generasi” — seorang fenomena sejati yang masih dikenang dunia hingga kini.
Editor: Abdul Haris